02 August 2020, 02:15 WIB

Tidak Lengkap tanpa Sambal


MI | Weekend

TIGA sambal yang umum disajikan menjadi pelengkap sajian di resto-resto sei di Jakarta ialah sambal luat, sambal matah, dan sambal caruak. 

Pada kenyataannya menikmati sei tanpa sambal memang tidak paripurna sebab rasa dari sambal itu yang membuat sajian sei jadi memiliki dimensi rasa yang kaya.

Sambal luat merupakan sambal khas NTT. Sambal ini terbuat dari cabai yang di campur dengan jeruk nipis, daun jeruk, dan daun luat. Sambal ini seharusnya sangat pedas. Namun, di Jakarta, sepertinya rasa disesuaikan dengan lidah konsumennya sehingga rasanya lebih ke asin pedas yang amat ringan.

Sementara itu, sambal matah ala resto sei tidak berbeda dengan sambal matah khas Bali yang dikenal umum. Sambalnya berupa campuran bawang merah, bawang putih, cabai rawit, serai, daun jeruk, jeruk nipis, dan minyak.

Adapun sambal caruak asal Sumatra Barat, bisa dikatakan seperti sambal balado. Bedanya bila sambal balado merah menyala dan berminyak, sambal caruak jauh lebih menggelap, lebih kering, dan didominasi dengan daun jeruk.

Rasa sambal caruak lebih didominasi asam dan pedas dengan bau daun jeruk yang pekat. Ini lebih pedas dari sambal luat. (Try/M-1)

 

BERITA TERKAIT