01 August 2020, 16:50 WIB

Soal Ganjil Genap, NasDem: Yang Penting Implementasinya


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem Abdul Aziz Muslim mendukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memberlakukan kembali pembatasan kendaraan pribadi dengan sistem ganjil genap.

Kebijkan ganjil genap direncanakan akan mulai diterapkan pekan depan.

"Kalau saya setuju saja langkah apa pun yang diterapkan Pemprov DKI demi menekan angka mobilitas warga selama pandemi covid-19 ini," kata Abdul, Sabtu (1/8).

Ia mengatakan masyarakat saat ini memang sangat perlu untuk diingatkan bahwa saat ini masih dalam masa PSBB Transisi di mana artinya masih ada wabah covid-19 yang merajalela.

Baca juga: Pinjam Dana ke BUMN, Pemprov DKI Diminta Buat Skala Prioritas

Terlebih lagi Pemprov DKI juga sudah didukung dengan data tingkat mobilitas yang semakin tinggi yang artinya masyarakat banyak yang mulai apatis terhadap wabah covid-19 dan nekat beraktivitas keluar rumah.

Namun, Abdul menekankan pentingnya pengawasan dan penindakan. Jangan sampai kebijakan ini tidak berdampak apa-apa dan gagal mencapai tujuannya.

"Yang penting juga harus diingat adalah implementasinya. Mau program apa pun dikonsepkan bagus, tapi pelaksanaannya, pengawasannya, dan penindakannya masih berantakan, ya tujuannya tidak akan tercapai," tukas Abdul.

Pemprov DKI, imbuhnya, harus segera dapat mengatasi wabah covid-19 ini karena ekonomi terdampak. Menurutnya, masyarakat, khususnya golongan menengah ke bawah yang paling terdampak dengan pandemi covid-19 ini.

"Kita harus bisa segera menekan wabah covid-19 ini. Kalau tidak, kita akan terus terpuruk. Zona kita nggak akan bisa berubah jadi hijau. Merah seterusnya," tegas Abdul. (OL-14)

BERITA TERKAIT