01 August 2020, 15:28 WIB

Kementerian PUPR Salurkan 95 Hewan Kurban ke 12 Provinsi


mediaindonesia.com | Humaniora

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menyalurkan hewan kurban berupa 90 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Hewan kurban ini disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan di 12 provinsi. Yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

“Semoga hewan kurban ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, baik pemberi dan penerimanya,” ucap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Hewan kurban ini merupakan donasi pribadi yang dikumpulkan secara sukarela sejak 10-30 Juli 2020, sehingga bukan bersumber dari dana APBN. Penyaluran hewan kurban ini merupakan bentuk kepedulian/solidaritas/gotong-royong Keluarga Besar Kementerian PUPR kepada masyarakat yang membutuhkan, utamanya yang terdampak Pandemi Covid-19.

Ketua Panitia Idul Adha 1441 H/2020 Miftachul Munir mengatakan bahwa untuk wilayah Jabodetabek, hewan kurban disalurkan secara langsung ke 46 lokasi.

Baca Juga:  Kementan Atur Pelaksanaan Kurban di Tengah Pandemi Covid-19

"Sementara untuk kota/provinsi lain dikirim berupa dana hewan kurban ke 30 lokasi. Rinciannya, Banten 6 lokasi (Serang, Lebak, Pandeglang), Aceh 1 lokasi, Yogyakarta 6 lokasi, Jawa Barat 1 lokasi (Cirebon), Jawa Tengah 1 lokasi (Boyolali), Jawa Timur 2 lokasi (Jember, Surabaya), Lampung 1 Lokasi, NTT 1 lokasi, Sulawesi Selatan 6 lokasi (Masamba), Sulawesi Utara 2 lokasi (Manado dan Bolaang Mongondow) dan Sumatera Utara 3 lokasi (Mandailing Natal). Beberapa lokasi bencana seperti di Masamba dan Bolaang Mongondow juga menjadi tempat untuk penyaluran hewan qurban," tambah Munir.

Kementerian PUPR juga menggelar Salat Idul Adha di Masjid As Salam dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun sebelum masuk ruangan. Salat dimulai pada pukul 06.30 WIB, dengan Imam Ustadz Mohammad Sobri dan Khatib Ustadz Nana Rukmana. (RO/OL-10)

BERITA TERKAIT