01 August 2020, 10:47 WIB

2 Daerah Cairkan Dana Pilkada di Bawah 40%, Mendagri: Selidiki!


Indriyani Astuti | Politik dan Hukum

TERDAPAT dua daerah yang pencairan dana untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) berada di bawah 40% yakni Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta direktorat jenderal terkait memeriksa dan mencari tahu alasan rendahnya pencairan dana pilkada di dua daerah tersebut.

"Yang dua ini masih di bawah 40%. Saya minta ke Sekretariat Jenderal dan Direktorat Jenderal, kejar itu," ujar Tito seusai menyerahkan sapi sebagai kurban saat perayaan Hari Raya Iduladha di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (31/7).

Baca juga: Pilkada Ajang Adu Tangani Covid-19

Disampaikan Tito, pencairan dana pilkada sebagian besar mencapai 100% dan sudah ditransfer ke rekening Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Secara terpisah, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mohammad Ardian menjelaskan dua pemerintah daerah (pemda) tersebut perlu mendapat karena dana pencairan dana pilkada sesuai naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) masing-masing Kabupaten Halmahera Utara 39.43% dan Kabupaten Halmahera Barat 34.99%. (OL-1)

BERITA TERKAIT