01 August 2020, 10:40 WIB

Afsel Klaim Sukses Pangkas Perburuan Liar Badak Hingga Setengah


Basuki Eka Purnama | Internasional

ANGKA badak Afrika Selatan (Afsel) yang dibunuh pemburu liar turun hingga setengah dalam enam bulan pertama 2020. Meski begitu, sebanyak 166 badak dibantai pada tahun ini.

"Di enam bulan pertama 2020, sebanyak 316 badak dibunh pemburu liar di Afrika Selatan," ujar Menteri Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Perikanan Afsel Barbara Creecy.

Angka itu menunjukkan penuruan 53% dibandingkan tahun sebelumnmya.

"Kami sukses menekan peningkatan kematian badak," imbuhnya.

Baca juga: PM Irak Janji Gelar Pemilu pada Juni 2021

Afsel, selama bertahun-tahun, berjuang mengatasi perburuan liar badan yang dipicu oleh permintaan cula dari Asia. Mayoritas permintaan berasal dari Tiongkok dan Vietnam, tempat cula itu dijadikan obat, afrodisiak, dan simbol status.

Afsel menyebut kesuksesan mereka menekan angka perburuan liar badak berasal dari puluhan tahun berupaya mengganggu jaringan permintaan cula hingga larangan perjalanan karena pandemi covid-19.

Namun, Creecy memperingatkan sejak aturan lockdown secara perlahan dicabut dan taman nasional di Afsel dibuka kembali, perburuan liar badak mulai kembali meningkat.

Selama tiga bulan pemberlakuan lockdown mulai 27 Maret hingga akhir Juni, sebanyak 46 badak mati di Afsel. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT