01 August 2020, 10:23 WIB

Bolsonaro Pulih dari Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

TIDAK berapa lama setelah dinyatakan pulih dari covid-19, Presiden Brasil Jair Bolsonaro, Jumat (31/7), mengatakan pada akhirnya hampir semua orang akan tertular penyakit itu dan meminta warga Brasil untuk tidak khawatir.

Pemimpin sayap kanan itu kembali meremehkan covid-19 meski penyakit itu telah menewaskan hampir 100 ribu orang di Brasil, terbanyak kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS).

Bolsonaro yang baru saja mengakhiri tiga pekan menjalani karantina menjadikan kasusnya sebagai contoh.

Baca juga: Ratusan Anak di Perkemahan Musim Panas Terinfeksi Covid-19

"Saya berada di kelompok risiko tinggi," ujar presiden berusia 65 tahun itu kepada wartawan saat melawat ke Negara Bagian Rio Grande do Sul.

"Saya tahu saya akan tertular suatu hari nanti dan semua yang ada di sini juga akan tertular. Namun, tidak ada yang perlu ditakuti. Hadapi dengan berani."

"Saya menyesalkan ada yang meninggal. Namun, orang meninggal setiap hari dari berbagai macam penyebab. Itu adalah bagian dari kehidupan," tegasnya.

Bolsonaro dikritik karena cara penanganan pandemi covid-19 di Brasil yang menyebabkan negara itu menjadi nomor dua di dunia dalam jumlah kasus dan angka kematian.

Saat ini, Brasil membukukan lebih dari 2,6 juta kasus covid-19 dan 92 ribu angka kematian.

Bolsonaro dinyatakan positif covid-19 pada 7 Juli setelah mengalami demam dan menjalani isolasi selama tiga pekan di istana negara.

Kamis (30/7), di penampilan publik pertamanya pascaisolasi, dia menyapa para pendukungnya di Negara Bagian Piaui dan melepaskan maskernya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT