01 August 2020, 08:43 WIB

Argentina Batalkan Pelonggaran Lockdown


Basuki Eka Purnama | Internasional

PRESIDEN Argentina Alberton Fernandez, Jumat (31/7), mengumumkan pembatalan pelonggaran lockdown karena meningkatnya kasus covid-19 dan sistem kesehatan di negara itu bisa kewalahan.

"Kami akan mempertahankan lockdown hingga 16 Agustus," ujar Fernandez.

"Dalam beberapa hari terakhir, covid-19 semakin menyebar dan kita melihat peningkatan besar jumlah kasus. Hal itu meningkatkan pasien yang dirawat di rumah sakit dan angka kematian," imbuhnya.

Pada Kamis (30/7), Argentina mencatatkan 6.377 kasus baru dan 153 kematian dalam tempo 24 jam.

Baca juga: Ibadah Haji dalam Bayangan Korona

Negara Amerika Selatan itu, secara total, telah mencatatkan lebih dari 185 ribu kasus dan lebih dari 3.400 kematian.

Selain itu, lebih dari 1.000 orang dirawat di ruang perawatan intensif karena covid-19. Jumlah itu mencakup 55% dari total kapasitas ruang perawatan intensif di Argentina.

Gubernur Buenos Aires Axel Kicillof mengatakan jika angka kasus covid-19 tidak menurun, dia terpaksa akan memberlakukan aturan karantina yang lebih tegas karena rumah sakit sudah tidak sanggup lagi menampung pasien covid-19.

Lebih dari 90% kasus covid-19 di Argentina ditemukan di wilayah Buenos Aires.

Sebelumnya, ada rencana pelonggaran lockdown dengan mengizinkan warga melakukan aktivitas olahraga di luar ruangan mulai Senin (3/8).

Namun, rencana itu dibatalkan dengan pemerintah meminta warga untuk bersabar dalam upaya menekan angka penyebaran covid-19. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT