01 August 2020, 08:00 WIB

Kalsel akan Gelar Swab Test Massal Saat Hari Jadi Provinsi


Denny Susanto | Nusantara

TIM Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadwalkan pelaksanaan swab test massal di 13 kabupaten/kota saat perayaan HUT Provinsi Kalsel, 14 Agustus mendatang.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor telah menjalani swab test dan dinyatakan negatif covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Sukamto, saat dihubungi Sabtu (1/8), mengatakan pihaknya sedang mematangkan rencana aksi swab test massal di 13 kabupaten/kota dengan sasaran 10 ribu orang.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di DIY Alami Lonjakan

"Kita terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk kabupaten/kota untuk mematang rencana aksi swab test massal ini. Swab test massal kita jadwalkan pada  14 Agustus, bertepatan dengan hari jadi Provinsi Kalsel," ungkapnya.

Menurutnya, swab tes ini merupakan salah satu cara efektif untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, mengingat Kalsel termasuk daerah tertinggi tingkat penyebaran virus korona di Tanah Air.

Gugus Tugas juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif mengikuti swab test terutama mereka yang pernah melakukan kontak erat dengan  pasien penderita covid-19.

"Masyarakat jangan takut karena swab test itu mudah dan tidak sakit. Petugas adalah orang medis yang terlatih dan ahli. Keberhasilan kita mengatasi covid-19 sangat tergantung dari peran dan kerja sama semua pihak," tutur Sukamta.

Bahkan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sudah melakukan test swab beberapa waktu lalu. Gubernur menjalani swab test dengan kesadaran sendiri karena sebelumnya pernah melakukan kontak dengan staf/pegawai yang dinyatakan positif covid-19. Hasil swab test menyatakan Gubernur Kalsel negatif terinfeksi virus korona.

Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel Roy Rizali Anwar menegaskan aksi swab test massal ini dapat menemukan kasus positif covid-19 menyeluruh di wilayah Kalsel sehingga proses penanganan dan penyembuhan penderita akan semakin mudah.

"Kita menduga masih banyak warga yang terjangkit covid-19 tetapi belum terdata. Ini justru berbahaya dan akan semakin memperpanjang rantai penularan di tengah masyarakat," ujarnya.

Hingga Sabtu (1/8) pagi, jumlah kasus positif covid-19 di Kalsel sudah mencapai 6.098 kasus dengan jumlah meninggal dunia sebanyak 290 orang.

Sementara jumlah pasien penderita covid-19 yang sembuh bertambah 68 orang menjadi 3.400 orang atau dengan persentase 55,75%. (OL-1)

BERITA TERKAIT