01 August 2020, 07:34 WIB

PM Irak Janji Gelar Pemilu pada Juni 2021


Basuki Eka Purnama | Internasional

IRAK akan menggelar pemilu parlemen mereka setahun lebih cepat dari jadwal. Hal itu ditegaskan Perdana Menteri Irak saat dia berusaha memenuhi janji kampanyenya.

"Tanggal 6 Juni 2021 telah dipastikan menjadi tanggal pemilu legislatif yang akan datang," ujar PM Mustafa al-Kadhemi yang menjabat pada Mei lalu setelah demonstrasi menyebabkan pendahulunya mengundurkan diri.

"Segalanya akan dilakukan untuk melindungi dan memastikan kesuksesan pemilu tersebut," imbuhnya dalam pidato yang disiarkan televisi.

Baca juga: Ibadah Haji dalam Bayangan Korona

Pemilu di Irak kerap diwarnai kekerasan serta kecurangan.

Pemilu parlemen Irak sebelumnya dijadwalkan digelar pada Mei 2022.

Namun, aksi demonstrasi selama berbulan-bulan terjadi dengan ribuan orang turun ke jalan di Baghdad dan berbagai kota lain di selatan Irak.

Demonstran menuntut sistem politik Irak diubah karena maraknya korupsi serta pengaruh kelompok sektarian.

Kadhemi dinominasikan sebagai perdana menteri pada April, beberapa bulan setelah Adel Abdel Mahdi mengundurkan diri. Mahdi menjadi perdana menteri Irak pertama yang mengundurkan diri sejak invasi AS ke Irak pada 2003.

Pemerintahan Kadhemi, Kamis (30/7), mengatakan sebanyak 560 orang tewas dalam aksi demonstrasi sejak Oktober lalu. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT