01 August 2020, 03:34 WIB

Titik Penularan Menyebar Masif


Ins/Put/Ata/X-11 | Humaniora

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui wabah covid-19 saat ini sudah menyebar ke begitu banyak tempat dan tidak bisa lagi
sekadar ditandai dengan warna kawasan mana pun.

“Warna itu relevan di masa-masa awal. Di website korona kita juga tidak pakai warna lagi. Titik-titiknya bisa menyebar begitu banyak,” kata Anies di Gedung Balai Kota, Jakarta, kemarin.

Situs corona.jakarta.go.id menyebut total kasus positif aktif di DKI mencapai 7.037 per hari. Keseluruhan kasus positif covid-19 di Ibu Kota menembus 20.769 kasus dengan 12.801 orang dinyatakan sembuh dan 821 orang meninggal dunia.

Pemprov DKI kini melakukan metode active case finding di lingkup terkecil yang memiliki kontak erat dengan pasien. “Dari keluarga yang bersangkutan, tetangganya, lalu tempat kerjanya. Semua akan tersambung, diberi tahu dan harus melakukan pengetesan PCR,” ujarnya.

Anies menyatakan pihaknya juga akan memperketat pengawasan di masa perpanjangan ketiga PSBB transisi, termasuk memberi sanksi pidana bagi tempat kerja yang tidak serius menerapkan protokol kesehatan serta melanggar PSBB.

Sanksi itu merujuk pada Undang-Undang No 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan Pasal 93. Disebutkan sanksinya ialah pidana penjara paling lama satu tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100 juta.
 

Penambahan kasus

Data Kementerian Kesehatan kemarin menyebut terdapat penambahan kasus konfirmasi positif covid-19 sebanyak 2.040 sehingga
total kasus positif menjadi 108.376. Kasus sembuh pun bertambah 1.615 sehingga total menjadi 65.907. Kasus meninggal bertambah 73 sehingga total menjadi 5.131.

Selain itu, spesimen yang diperiksa bertambah 28.562 sehingga total menjadi 1.506.191. Tercatat 60.739 suspek yang tengah diawasi berjumlah dari 476 kabupaten/kota di 34 provinsi. (Ins/Put/Ata/X-11)

BERITA TERKAIT