31 July 2020, 22:42 WIB

Berada di Satu Rutan, Prasetijo dan Joker tak Akan Bisa Ketemu


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

KEPALA Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit menegaskan, terpidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali Joko Tjandra dan pemberi surat jalan terhadap Joko, Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo tak akan bisa bertemu meski sama-sama ditempatkan di Rutan Salemba.

“Terkait dengan penempatan Joko kita tentunya akan memisahkan (dengan Prasetijo), karena memang Prasetijo dan Joko tentunya masing-masing memiliki kepentingan untuk dilakukan pendalaman sehingga tidak mungkin kita jadikan satu,” ungkap Listyo saat penyerahan Joko Tjandra dari tim penyidik ke Kejaksaan Tinggi di Mabes Polri, Jmat (31/7).

Listyo pun menjelaskan bahwa penahanan di rutan Salemba terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali itu bersifat sementara.

Baca juga : Kabareskrim : Kasus Surat Jalan Joko Tjandra Terus Disidik

“Kita akan lanjutkan pemeriksaan-pemeriksaan terkait dengan kasus surat jalan rekomendasi dan lidik dengan adanya aliran dana,” ungkap Listyo di Mabes Polri, Jumat (31/7).

Menurut Listyo, keberadaan Joko di rutan Salemba dapat memudahkan Bareskrim untuk melanjutkan penyelidikan dan pemeriksaan leboh lanjut terhadap sang Joker, sebutan Joko. (OL-7)

BERITA TERKAIT