31 July 2020, 19:30 WIB

Kantor Dinkes Sulsel 2 Kali Terbakar dalam 2 Hari


Lina Herlina | Nusantara

Api kembali menyala di salah satu ruangan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (31/7) siang. Kebakaran tersebut bukan pertama kalinya, sebab Kamis (30/7) pagi, gedung Dinkes terbakar. Semua ruangan di lantai dua kantor yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar terbakar.

Armada pemadam kebakaran dari Posko Bumi Tamalanrea Permai (BTP) dikerahkan untuk memadamkan api yang kembali menyala di salah satu ruangan di lantai dua gedung tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Makassar, Elodewata Wahid mengatakan ruang yang terbakar adalah bagian administrasi. "Kalau kita lihat, di atas itu banyak kertas. Dan itu gedung lama. Karena dari bahan kayu, makanya rentetan api cepat, sehingga semua ruangan terbakar," ungkapnya.

Baca juga: DBD di Kota Tasikmalaya Tewaskan Korban ke 20 Sepanjang 2020

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari menyebut jika yang terbakar adalah gedung bagian perencanaan, keuangan, dan bagian farmasi. "Belum tahu juga penyebab pastinya apa," ujar Ichsan.

Terpisah, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah meminta Ichsan segera memastikan apa penyebab kebakaran di Dinkes Sulsel itu. "Saya minta Kepala Dinas Kesehatan segera pastikan apa penyebab kebakaran," tukasnya.

Meski demikian, Nurdin bersyukur karena api tidak sampai ke tempat penyimpanan fasilitas kesehatan seperti ventilator dan lainnya. "Patut kita syukuri karena ventilator dan beberapa kebutuhan covid-19 itu tidak ada yang kena karena memang disimpan di gudang," serunya.

Nurdin mengaku ia sudah mendapat laporan awal dari Kepala Dinkes Sulsel. "Katanya kebakaran terjadi karena arus pendek. Susah kita melakukan antisipasi kalau sudah bicara arus pendek. Mungkin karena bangunan sudah tua, jaringan sudah tua," jelasnya.

Ditanya kemungkinan adanya sejumlah berkas penting tentang laporan covid-19 yang ikut dilalap si jago merah, Nursin mengaku belum tahu. "Saya belum tahu pasti. Saya kira sekarang sudah ada back up-nya semua," pungkasnya. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT