31 July 2020, 18:40 WIB

Polri Sewa Pesawat untuk Bawa Joko Tjandra Pulang


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

Penantian panjang untuk memboyong buronan kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, Joko Sugiarto Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia, akhirnya berakhir pada Kamis (30/7).

Tim penyidik Bareskrim Polri yang dipimpin Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit itu berhasil menangkap Joko Tjandra di Malaysia. Joko Tjandra dibawa ke Indonesia menggunakan pesawat carteran dan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan bahwa Joko Tjandra memang menaiki pesawat yang memang disewa polisi untuk kembali ke Jakarta dari Malaysia.

"Betul, kami (polisi) carter/sewa pesawat," kata Argo, Jumat, (31/7).

Namun, Argo mengaku belum mendapatkan info lebih lanjut terkait maskapai apa yang digunakan tim penyidik untuk memboyong buronan kelas kakap tersebut.

Baca juga: Penangkapan Joko Tjandra Atas Perintah Langsung Jokowi

"Saya belum dapat info tentang maskapai carteran polisi untuk Joko," ungkap Argo.

Melansir dari website Flight Radar, pesawat yang digunakan untuk memboyong Joko Tjandra dari Kuala Lumpur adalah milik maskapai Flypremiair.

Data Flight Radar menunjukkan tipe pesawat yang digunakan polisi untuk memboyong Joko ialah Embraer 600.

Berdasarkan hasil penelusuran mediaindonesia.com, Flypremiair dimiliki oleh Ari Daryata Singgih.

Berdiri sejak tahun 1989, PT. Ekspres Tranportasi Antarbenua (Premiair) berkembang menjadi bisnis Air Charter profesional tahun 2006.

Lisensi AOC 135 membuat Premiair memenuhi syarat sebagai operator udara tidak terjadwal yang berfokus pada Manajemen Pesawat dan Piagam Pesawat. (OL-14)

BERITA TERKAIT