31 July 2020, 17:37 WIB

DBD di Kota Tasikmalaya Tewaskan Korban ke 20 Sepanjang 2020


Kristiadi | Nusantara

DINAS Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya terus meningkat drastis hingga menembus angka 987 kasus di antaranya 20 orang meninggal dunia.

Baca juga: Kasus DBD di Cianjur Renggut 3 Korban Jiwa

Korban meninggal 20 kasus DBD di Kota Tasikmalaya adalah seorang warga Kecamatan Cipedes berusia 11 tahun yang yang meninggal dunia pada Kamis (30/7) sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Waspada, Orang Positif Covid-19 Berisiko Terinfeksi DBD

Korban menjalani perawatan di ruangan PICU RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Kamis (23/7), namun nyawanya itu tidak tertolong setelah kondisinya memburuk.

Baca juga: DBD Mulai Ancam Kota Sukabumi

Kakek korban, Asep Supendi, 57, mengatakan, cucunya mulai mengalami gejala demam tinggi. "Gejalanya yang dideritanya demam tinggi tidak turun dan setelah masuk rumah sakit mendapatkan perawatan secara intensif. Selama berada di ruangan sempat muntah darah hingga tim medis langsung memasukannya ke ruangan PICU. Namun nyawanya tidak tertolong selama 2 hari mendapat tindakan," katanya di kamar jenazah.

Baca juga: Kerawanan DBD Tidak Kalah Dibanding Korona

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan, sudah 20 orang meninggal dunia akibat kasus DBD di Tasikmalaya sejak Januari 2020.

"Kasus DBD terus menunjukan kenaikan yang cukup signifikan dan semua harus waspada di pergantian musim. Pasien di bawah umur yang meninggal dunia sudah 20 orang dan 23 orang masih menjalani perawatan," katanya, Jumat (31/7). (X-15)

BERITA TERKAIT