31 July 2020, 16:25 WIB

Idul Adha, Solidaritas Pada Sesama


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

PDI Perjuangan (PDIP) menilai semangat berkorban sebagai esensi ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa mengalirkan berkat bagi semua orang. Momentum ini menjadi ruang bagi semua anak bangsa untuk kembali menyatukan tali persatuan dan kesatuan supaya Indonesia mampu melewati segala cobaan.

“Semangat berkorban ini dijiwai oleh PDIP sebagai tanggung jawab pengabdian bagi Tuhan, rakyat, bangsa, dan negara Indonesia, suatu semangat hubbul wathan minal iman yang terus bergelora dalam kehidupan berbangsa. Pengabdian pada Tuhan menggelorakan rasa kemanusiaan, kepedulian, solidaritas pada sesama," ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan resmi, Jumat (31/7).

Menurut dia, dalam keseluruhan pemikiran Bung Karno, islam is progress yang menyatu dalam tradisi sejarah dan kebudayaan nusantara dan dunia, menjadi api semangat juang melawan kolonialisme dan imperialisme.

Ia mengatakan, nilai-nilai yang terkandung dalam hari besar ini sarat dengan persatuan dan kesatuan. "PDIP percaya dengan memerkuat tradisi keagamaan sebagai spiritualitas hidup yang terus mendorong kebajikan, dan kebaikan akan berkorelasi langsung pada penghormatan terhadap nilai kemanusiaan, kebangsaan, musyawarah, dan keadilan sosial," pungkasnya. (P-5)

Baca juga : AHY : Momentum Tolong-menolong
 

BERITA TERKAIT