31 July 2020, 07:28 WIB

Mantan Presiden Taiwan Berjuluk Mr Democracy Tutup Usia


Basuki Eka Purnama | Internasional

MANTAN Presiden Taiwan Lee Teng-hui, yang berani melawan Tiongkok sehingga dijuluki Mr Democracy karena perannya dalam transisi pulau itu meninggalkan Tiongkok, Kamis (30/7), meninggal dunia di usia 97 tahun.

Lee disebut membuka jalan bagi Taiwan menjadi negara yang modern dan bebas setelah berpuluh-puluh tahun berada di bawah kepemimpinan satu partai. Dia berperan besar dalam upaya Taiwan dipandang sebagai negara berdaulat secara internasional.

Lee telah dirawat di rumah sakit sejak Februari setelah tersedak makanan dan memiliki sejarah penyakit kronis.

Baca juga: Beijing Minta Eropa Tidak Terlibat dalam Koalisi AS

"Dia meninggal karena kegagalan serangkaian organ dan upaya tim medis untuk menyelamatkannya," ujar Wakil Presiden Rumah Sakit Veteran Taipei Hwan Shinn-jang.

Lee memimpin Taiwan selama 12 tahun antara 1988 dan 2000 yang ditandai dengan meningkatnya ketegangan dengan Tiongkok setelah dia berani menciptakan identitas Taiwan yang terlepas dari Tiongkok.

Meski telah berdiri sendiri sejak 1949, Taiwan tidak pernah secara resmi menyatakan kemerdekaan dari Tiongkok dan Beijing berjanji akan bertindak keras jika pulau itu melakukan hal tersebut.

Hingga kini, Tiongkok memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayah mereka. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT