31 July 2020, 05:51 WIB

DKI : 80% Spesimen Covid-19 Temukan Kasus Baru


Insi Nantika Jelita | Megapolitan


GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan kondisi Ibu kota belum aman dari penularan covid-19. Pasalnya dari tes pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR), 80% ditemukan kasus baru.

"Lebih dari 80% specimen test di DKI Jakarta ditemukan kasus baru, sisanya pengulangan (untuk buktikan pasien yang sebelumnya positif sudah negatif)," kata Anies dalam tayangan youtube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (30/7).

Angka positif covid-19 di Jakarta diketahui bertambah dengan total 20.769 kasus per (30/7). Untuk test PCR sendiri mencapai 36.951. Anies mengklaim dengan ditemukan kasus baru itu, warga bisa langsung diisolasi atau dibawa ke rumah sakit rujukan untuk dirawat lebih intensif.

"Dengan kita menemukan kasus baru, maka yang bersangkutan tahu bahwa positif (covid-19). Yang bersangkutan bisa isolasi, sehingga orang tuanya, istrinya, suaminya, anaknya, tetangganya, koleganya bisa terhindar penularan (covid-19)," ujar Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Dalam sepekan, test PCR yang dilakukan DKI mencapai 43.316. Anies juga mengatakan, angka positivity rate di Ibu kota saat ini di angka 6,5%. Ia juga mengatakan angka tersebut di atas standar ideal WHO yaitu maksimal 5%. Anies menyebut, tidak ingin mengendurkan test covid-19 untuk terlihat kasus di Jakarta menurun.

baca juga: Pekan Ini, Sudah 43 Ribu Orang Dites Covid-19 di Jakarta

"Bila kita mengurangi angka tesnya, mungkin angka positif Jakarta akan kelihatan rendah. Di atas kertas kita akan kelihatan 'oh seperti aman'. Padahal wabah itu masih ada. Justru yang kita lakukan adalah mengalokasikan sumber daya kita," klaim Anies.

Oleh karena kasus positif covid-19 di Jakarta masih meningkat, Pemprov DKI memutuskan kembali memperpanjang PSBB Masa Transisi fase pertama untuk ketiga kalinya sampai dengan 13 Agustus 2020. (OL-3)

BERITA TERKAIT