31 July 2020, 05:40 WIB

Ekonomi AS Kolaps 32,9% di Kuartal II


Faustinus Nua | Ekonomi

DI tengah pandemi, ekonomi Amerika Serikat (AS) jatuh 32,9% pada kuartal II 2020. Penurunan di periode April-Juni itu merupakan yang terburuk untuk negara dengan ekonomi terbesar dunia sejak tahun 1947. Dikutip AFP, pemerintah melaporkan pada Kamis (30/7) bahwa penurunan PDB sebagian besar didorong oleh belanja konsumen. Komponen terbesar dalam ekonomi AS itu turun 34,6% secara year on year (YoY).

Dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun 2019, kegiatan ekonomi turun 9,5%. Data menunjukkan perdagangan juga mendapat pukulan besar, dengan ekspor turun  hanya di atas 64%, dan impor turun 53,4%. Namun, angka dari Departemen Perdagangan adalah tingkat tahunan. Sehingga tidak sebanding dengan kontraksi triwulanan yang dilaporkan di negara maju lainnya.

Setelah penurunan 5,0% dalam 3 bulan pertama tahun ini, para ekonom telah memperkirakan kerusakan dari covid-19 akan mempengaruhi aktivitas ekonomi sebesar 35%. Mengingat adanya pembatasan perjalanan, bisnis yang secara nasional berhenti dan kemudian berdampak pada peningkatan angka pengangguran di negara itu.

baca juga: Kaltim Tawarkan Investasi Non Migas pada Investor India

Meski sejumlah sektor mengalami penurunan, pendapatan pribadi mendapat dorongan USD1,4 triliun di kuartal ini. Hal itu terkait langkah-langkah stimulus dari pemerintah yang menyediakan dana untuk mengganji pekerja dan bantuan langsung kepada pekerja. Adapun, data tahunan mengasumsikan kerusakan yang ditimbulkan dalam satu kuartal akan terjadi sepanjang tahun. Tetapi para ekonom memperkirakan akan ada rebound dalam beberapa bulan mendatang meski belum tanda-tanda berakhirnya pandemi.(OL-3)
 

BERITA TERKAIT