30 July 2020, 22:47 WIB

23 Pasien Covid-19 Tasikmalaya Jalani Perawatan di RS SMC


Kristiadi | Nusantara

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berada di Kabupaten Tasikmalaya mengalami kenaikan cukup signifikan sejak beberapa hari. Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 telah mencatat 17 kasus baru terjadi di wilayahnya.

Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto mengatakan, pihaknya tidak bisa menghindari orang tertular covid-19 hingga saat ini belum juga ditemukan vaksin yang dilakukan oleh pemerintah. Namun, risiko tertular sekarang ini yang lebih tinggi tapi berbagai upaya telah dilakukan dan fokus menyelamatkan warga tertular.

"Kami akan segera melakukan beberapa kajian untuk memetakan wilayah terutamanya yang telah memiliki potensi penularan covid-19, dan tentunya tindakkan selanjutnya melakukan uji usap (swab test) di lakukan wilayah tersebut yang memiliki risiko penularan yang tinggi," katanya, Kamis (30/7) malam.

Ade mengatakan, pihaknya mengimbau agar masyarakat untuk tetap mewaspadai dan juga mengingatkannya karena kasus penyebaran virus korona merupakan masa kenormalan baru (new normal) dan bukan masa normal lagi tapi sekarang masyarakat tak perlu panik. Akan tetapi, aktivitas juga boleh dilakukan tapi harus menjaga protokol kesehatan dengan cara memakai masker dan jaga jarak.

"Kami meminta agar semua masyarakat harus saling mengingatkan dan menjaga kesehatan, tapi sekarang ini kelihatannya setelah kembali normal, prilaku warga masih menyepelekan aturan berkaitan dengan protokol kesehatan hingga banyak ditemukannya tidak memakai. Pemakaian masker harus tetap dilakukan dan sekarang ini, pemerintah juga berupaya agar mereka sehat dan tidak terpapar Covid-19," ujarnya.

Berdasarkan data tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, sekarang ini terdapat penambahan 17 kasus terkonfirmasi positif dan total keseluruhan berjumlah 33 orang. Sedangkan, pasien yang menjalani perawatan 23 orang, sembilan orang sembuh, dan satu meninggal dunia. (OL-12)

BERITA TERKAIT