30 July 2020, 22:50 WIB

Kemenristekdikti Izinkan Pendirian Politeknik Cristo Re Maumere


Gabriel Langga | Humaniora

KEMENTERIAN Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah memberikan izin pendirian Politeknik Cristo Re Maumere. Demikian disampaikan anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pareira saat meninjau Laboratorium Pelatihan Politeknik Cristo Re Maumere, di Jalan Lero Wulan, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Kamis (30/7).

Andreas mengatakan sudah sekian lama pengurusan izin tertahan di Kemenristekdikti. Kini pihak dari Yayasan Cristo Re telah mendapatkan izin resmi dari Kemenristekdikti untuk mendirikan Politeknik Cristo Re Maumere guna mencetak tenaga kerja terampil bersertifikat D3.

"Tadi saya sudah melapor kepada Bapak Uskup Maumere dan Yayasan Cristo Re bahwa Kemenristekdikti telah memberikan izin pendirian Politeknik Cristo Re Maumere. Jadi pihak dari Cristo Re sudah bisa menerima mahasiswa baru untuk angkatan pertama," ujar Andreas

Menurut dia Politeknik Cristo Re Maumere ini menggelar pendidikan vokasi sehingga pemerintah pusat memberikan perhatian khusus bagi kampus ini. Sebab kata dia, saat ini banyak perusahan di Indonesia justru lebih memilih para lulusan vokasi karena mereka yang lulus kuliah itu dianggap lebih menguasai keahlian praktikal sesuai dengan jurusannya.

"Ilmu yang mereka pelajari pun cenderung fokus dan lebih mengedepankan praktek dengan topik yang lebih spesifik. Sebagai contohnya yang ada di Politeknik Cristo Re Maumere ini," tandas Andreas.

Dirinya berharap pendidikan yang diterapkan oleh Politeknik Cristo Re Maumere dapat berkembang di Nusa Tenggara Timur."Mungkin ini merupakan Politeknik yang pertama di pulau Flores yang dibangun oleh pihak swasta. Sekarang Politeknik Cristo Re Maumere sudah bisa menerima mahasiswa baru," jelas dia.

Ketua Yayasan Cristo Re RD, Felicianus Dari sangat bersyukur karena untuk mendapatkan izin dari Kemenristekdikti membutuhkan perjuangan yang cukup lama. "Kita telah mendapatkan izin berarti pemerintah mengakui bahwa apa yang kami baru mulai ini benar karena lembaga ini untuk kepentingan masyarakat," papar Felicianus.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenristekdikti karena telah memberikan amanah dan kepercayaan bagi kami untuk menyelenggarakan perguruan tinggi vokasi.

"Saya ucapkan terimakasih kepada Kemenristekdikti dan juga anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira yang telah mempercayakan kepada kami untuk menyelenggarakan perguruan tinggi vokasi. Kami komitmen akan menyelenggarakan pendidikan dengan sebaik-baiknya sesuai aturan akademik yang berlaku", paparnya

Diakhir wawancara Felicianus mengatakan Politeknik Cristo Re Maumere saat ini baru membuka tiga program studi yakni teknologi mesin, pemeliharaan mesin otomotif dan juga ekowisata.(OL-13)

BERITA TERKAIT