30 July 2020, 17:48 WIB

Pupuk Kujang Bangun Pabrik Katalis Bersama Pertamina dan ITB


Cikwan Suwandi | Ekonomi

PT Pupuk Kujang bersama PT Pertamina dan PT Rekacipta Inovasi ITB bersepakat membangun pabrik katalis di Cikampek, Karawang. Pabrik berlokasi di Kawasan Industri Cikampek, Karawang, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan katalis industri pengilangan minyak, industri kimia dan petrokimia, serta industri energi.

"Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Pupuk Kujang menjadi bagian dari proyek strategis nasional yang berperan penting dalam mewujudkan swasembada energi di Indonesia,"  ungkap Plt Direktur Utama PT Pupuk Kujang, Rita Widayati, Rabu (29/7).

"Sebagai perusahaan yang bergerak di industri kimia, Pupuk Kujang sangat bersemangat untuk bersinergi dalam Proyek Katalis Merah Putih yang akan mewujudkan pembangunan pabrik katalis nasional pertama di Indonesia yang sepenuhnya dikembangkan oleh anak bangsa," kata Rita.

Bertempat di Kampus ITB, Jalan Ganesa No. 10 Bandung, Rabu (29/7), Rita melakukan penandatanganan perjanjian usaha patungan pendirian pabrik katalis merah putih bersama Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dan Direktur Utama PT Rekacipta Inovasi ITB Alam Indrawan.

Pabrik katalis nasional pertama itu dikembangkan dan dibangun 100% oleh anak bangsa. Rencananya mereka akan memproduksi sebanyak 800 ton per tahun.

"Pabrik katalis ini akan mulai dibangun pada September 2020 dan diharapkan akan mulai berproduksi pada tri wulan kedua 2021. Pengembangan dan pembangunan pabrik katalis ini membuka peluang bagi Indonesia untuk mandiri dalam teknologi proses dan ketahanan energi,” ujar Prof. Subagjo dari Tim Laboratorium Teknik Reaksi Kimia dan Katalisis (TRKK) ITB dalam siaran tertulisnya. 

Direktur Investasi Pupuk Indonesia, Gusrizal mengungkapkan Pupuk Indonesia selaku Holding menyambut baik adanya kerjasama antara salah satu anggota holding Pupuk Indonesia, yaitu Pupuk Kujang. 

"Seperti kita ketahui bersama, katalis adalah jantung bagi industri kimia dan saat ini kebutuhan katalis di Indonesia masih dipenuhi melalui impor. Dengan adanya pabrik katalis ini, kita bukan hanya berperan dalam mengurangi ketergantungan terhadap produk impor tapi juga menunjukan bahwa Indonesia mampu menghasilkan produk-produk kimia yang berkualitas tinggi," katanya. (CS/OL-09)

BERITA TERKAIT