30 July 2020, 17:15 WIB

KPK Perpanjang Penahanan Nurhadi


Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Perpanjangan dilakukan lantaran penyidik masih membutuhkan waktu memanggil saksi-saksi dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi senilai Rp46 miliar itu.

"Saat ini penyidik KPK masih akan terus memanggil dan memeriksa beberapa saksi terkait perkara tersebut," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (30/7).

Perpanjangan penahanan juga dilakukan untuk menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono. Perpanjangan berlaku selama 30 hari ke depan hingga 30 Agustus 2020. Saat ini, Nurhadi ditahan di Rutan KPK Gedung ACLC. Adapun Rezky ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK.

Dalam kasus itu, KPK menetapkan Nurhadi beserta menantunya Rezky Herbiyono dan Hiendra Soenjoto sebagai tersangka kasus pengurusan perkara di lingkungan MA. Selama menjabat sekretaris di MA, Nurhadi diduga melakukan perdagangan perkara dan menerima suap serta gratifikasi senilai Rp46 miliar.

Adapun Rezky diduga menjadi perantara suap kepada Nurhadi dalam sejumlah pengurusan perkara perdata, kasasi, dan peninjauan kembali. Sementara itu, Hiendra disangkakan sebagai pemberi suap pengurusan perkara perdata.(OL-4)

BERITA TERKAIT