30 July 2020, 15:23 WIB

Pemkab Ciamis Canangkan Idul Adha tanpa Sampah Plastik


Kristiadi | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Ciamis mengeluarkan kebijakan perayaan Idul Adha tanpa sampah plastik dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal ini sebagai tindak lanjut atas surat edaran dari Menteri Agama Republik Indonesia tentang salat Idul Adha 1441 hijriah dan penyembelihan menuju masyarakat produktif.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan pelaksanaan salat Idul Adha harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Kemudian untuk acara penyembelihan hewan kurban di masa pandemi covid-19, tidak memakai kantong plastik tetapi harus membawa wadah yang ramah lingkungan.

"Kami mengimbau dan mengajak para panitia pembagian daging kurban di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis, untuk tidak menggunakan kantong plastik dan warga harus membawa wadah sendiri terutama yang dapat dipakai ulang untuk wadah pembagian daging kurban," kata Herdiat, Kamis (30/7).

Baca juga: Pemkab Purwakarta Minta Daging Kurban Dibagikan ke Rumah Warga

Herdiat mengatakan, jelang penyembelihan hewan kurban, panitia juga harus menyediakan tempat cuci tangan yang ada di lokasi pemotongan. 

"Sebagai alternatif yang dapat dipergunakan sebagai wadah daging kurban yakni daun seperti daun pisang, daun jati, anyaman bambu (besek) yang selama ini ramah lingkungan. Panitia juga harus menyediakan sarana dan prasarana terutama pengelolaan tempat sampah terpilah di lokasi pelaksanaan salat Idul Adha dan pembagian daging kurban," ujarnya.

Pihaknya pun melarang masyarakat berkerumun dalam hal pembagian daging hewan kurban. Tujuan pelarangan penggunaan kantong plastik pun agar sampah tak menumpuk hingga bisa menyebabkan banjir.

"Pemkab Ciamis akan melakukan penanganan masalah sampah sekaligus untuk kampanye pengurangan plastik dan memberikan edukasi publik agar masyarakat harus menggunakan kembali kantong plastik ramah lingkungan," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT