30 July 2020, 14:25 WIB

Kemendikbud: KILA 2020 Dorong Kebangkitan Lagu Anak Indonesia


Syarief Oebaidillah | Humaniora

Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Perfilman Musik dan Media Baru bersama KITA Indonesia menggelar kompetisi lagu anak Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA).

Kegiatan ini bertujuan merangkul anak-anak Indonesia usia 3-12 tahun untuk aktif, kreatif membangkitkan kembali lagu anak Indonesia yang surut belakangan ini.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid berharap KILA 2020 dapat menggugah kembali masyarakat atau anak-anak agar mencintai dan bangga terhadap lagu–lagu yang sesuai dengan usia mereka saat ini.

Baca juga: KPPPA: Kenali Modus Eksploitasi Seksual di Media Daring

"Berangkat dari keprihatinan bersama, harapannya kegiatan ini menjadi pembuka dalam mengkspresikan anak-anak Indonesia.Semoga banyak lagu anak yang lahir dan muncul penyanyi cilik dalam blantika musik anak Indonesia," kata Hilmar Farid pada webinar di Jakarta, Selasa ( 29/7).

Direktur Perfilman Musik dan Media Baru Ahmad Mahendra menambahka nKILA 2020 berupaya mengembalikan masa anak-anak untuk berkembang secara wajar, memupuk jati diri dengan mengenal dan menyanyikan lagu anak berbahasa Indonesia, dan tidak meniru perilaku orang dewasa dengan menyanyikan lagu mereka. Lagu anak Indonesia merupakan media untuk membantu mereka akrab dengan identitasnya, menumbuhkan rasa percaya diri dan bangga sebagai anak Indonesia.

"Pemerintah berupaya serius menghidupkan lagu anak Indonesia yang seakan tergerus zaman," tegas Mahendra.

Artis penyanyi cilik terkenal pada tahun 70-an Cicha Koeswoyo yang menjadi juri KILA 2020 berharap event ini dapat menjadi momentum kebangkitan lagu anak anak Indonesia.

"Harus ada sinergi semua pihak menyemarakan lagu anak.Kita harus peduli dan solidaritas agar lagu anak Indonesia bangkit kembali," kata Cicha yang terkenal sebagai penyanyi anak bersama Sari Koeswoyo dan Adi Bing Slamet.

Ketua Penyelenggara KILA 2020 Sita Dewanto mengutarakan pendaftaran KILA 2020 dibuka pada tanggal 1- 31 Agustus 2020. Program ini tidak berbayar dan formulir bisa didapat pada (www.kilaindonesia.id.) Masyarakat umum dapat turut menyemarakan dengan menyertakan tagar #KITAnakIndonesia dan #KITACintaLaguAnak di media sosial.

Dikatakan untuk menjamin profesionalisme dan kemandirian tim Juri KILA dipimpin Dian HP sosok mumpuni di industri musik Indonesia dan disandingkan perwakilan Kemendikbud, pelaku dan pengamat musik, pelaku dan pengamat video musik, pelaku dan pengamat industri rekaman, serta perwakilan KITA Indonesia.(H-3)

BERITA TERKAIT