30 July 2020, 11:25 WIB

Penyebaran Covid-19 Semakin Cepat di AS dan Brasil


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

Dua negara yang paling parah terkena dampak covid-19 di dunia ialah Amerika Serikat (AS) dan Brasil. Dua negara tersebut melaporkan angka tertinggi terkait kematian dan kasus virus covid-19.

Kematian akibat covid-19 di seluruh AS telah melampaui 150.000. Florida, California, dan Texas adalah beberapa negara bagian yang melaporkan rekor kematian harian yang tinggi.

Sementara pihak berwenang di Brasil juga telah melaporkan jumlah kematian tertinggi negara itu dalam satu hari, sebanyak 1.595. Brasil juga mengonfirmasi jumlah kasus harian tertinggi.

Menurut data dari Johns Hopkins University, lebih dari 16,8 juta orang di seluruh dunia telah terinfeksi covid-19. Kira-kira 9,9 juta pasien sudah pulih dan hampir 663.000 meninggal dunia.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan anggota dan staf di DPR harus mengenakan masker. Peringatan datang setelah legislator Republik Louie Gohmert yang menolak untuk mengenakan masker mengungkapkan ia positif terjangkit covid-19. Tiga rekannya menyatakan akan melakukan karantina mandiri.

Pelosi memperingatkan ia memiliki wewenang untuk meminta pihak berwenang di DPR mengeluarkan anggota yang dianggap melanggar sopan santun. Tidak memakai masker dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hal itu.

Baca juga: Lampaui 150.000, AS Kembali Catat Rekor Kasus Kematian Tertinggi

Satu orang di AS meninggal per menit akibat covid-19. Jumlah kematian nasional di AS melampaui 150.000 orang. Ini jumlah tertinggi di dunia.

Jumlah kematian AS melonjak pada tingkat tercepat dalam dua bulan dan telah naik 10.000 dalam 11 hari terakhir.

Kementerian Kesehatan Brasil baru saja mengonfirmasi rekor 1.595 kematian setiap hari akibat covid-19.

Pihak berwenang Brasil juga melaporkan rekor jumlah kasus covid-19 dalam satu hari (69.074). Sebagian kasus covid-19 dipicu oleh tumpukan kasus yang sebelumnya tidak terdaftar.

Meskipun penyebaran pandemi covid-19 semakin cepat, tapi pemerintah Presiden Jair Bolsonaro berupaya melonggarkan pembatasan untuk meningkatkan ekonomi. Bahkan pada Rabu, Bolsonaro mengatakan larangan wisatawan asing ke negara itu akan dicabut. (Al Jazeera/OL-14)

BERITA TERKAIT