30 July 2020, 09:31 WIB

Kerjakan Tugas ,7 Anak Ke Kantor Polisi Numpang Gratisan Wifi


Gabriel Langga | Nusantara

SEKITAR pukul 19.00 wita, Aipda Muhammad Ramli mendapat tugas piket malam di Polsek Alok, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Rabu (29/7). Saat berjaga malam, tiba-tiba datang tujuh  anak ke Polsek Alok dengan menggunakan pakaian bebas. Pada saat itu, Ipda Ramli menanyakan kedatangan mereka ke Polsek Alok. Tanpa disadari, anak-anak itu meminta izin kepadanya untuk menggunakan wifi agar bisa mengerjakan tugas yang diberikan oleh bapak ibu guru mereka.

"Awal saya lihat mereka takut-takut masuk di Polsek Alok. Tetapi ada satu orang dari mereka memberanikan diri datang kepada saya minta izin pakai wifi untuk kerja tugas. Jadi saya langsung kasih kode wifi kepada mereka. Saya pikir mereka datang ingin buat laporan polisi," ungkap Aipda Muhammad Ramli kepada mediaindonesia.com, Kamis (30/7).

Ramli menambahkan tujuh anak itu merupakan pelajar SMP dan SMA di Maumere. 

"Saya juga berpesan kepada mereka, kalau mau datang kerja tugas di Polsek Alok  harus pamit sama orang tua, biar orang tua mereka tidak khawatir," papar Ramli

Ramli mengatakan kejadian ini telah disampaikan kepada Kapolsek Alok dan Waka Polsek Alok. Pimpinan Ramli pun mengizinkan lokasi Polsek Alok dijadikan tempat anak-anak untuk mengerjakan tugas sekolah secara daring.

baca juga: Pak Menteri, Tolong Jamin Kuota Internet saat Belajar Daring

"Pimpinan saya juga telah mengimbau kepada anggota yang piket agar mengeluarkan meja panjang yang ada di ruangan lobby, supaya bisa digunakan para pelajar apabila datang ke Polsek Alok untuk mengerjakan tugas sekolah. Meja ini bisa dipakai oleh mereka untuk menulis tugas sekolah," pungkas Ramli.

Selama pandemi covid-19 Pemerintah Kabupaten Sikka masih menetapkan kebijakan belajar mengajar dari rumah secara daring. Anak-anak dituntut untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah dan dikirimkan melalui whastapp ke guru masing-masing. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT