30 July 2020, 04:10 WIB

Agus Noor Ungkap Satu Kebiasaan yang Sulit Diubah


MI | Humaniora

SASTRAWAN Agus Noor, 52, mengungkap salah satu kebiasaannya yang sulit diubah, yaitu nangkring atau mengangkat kaki ke atas kursi.

Ia mengungkapnya dalam unggahan akun Instagram @agusnoor_. Unggahan itu menampilkan rangkaian gambar ketika Agus duduk bersama beberapa orang. Tampak ia asik berbincang dengan salah satu kaki naik ke atas kursi.  “Paling merasa nyaman kalau duduk ngobrol sambil mengangkat kaki ke kursi,” terang pemilik karya Matinya Tukang Kritik yang diadopsi menjadi program Sentilan Sentilun di Metro TV itu.

Tak cukup satu, ia bahkan merasa semakin nyaman jika kedua kaki turut dinangkringkan. Pria kelahiran Tegal Jawa Tengah, itu bahkan tidak sadar kakinya tiba-tiba nangkring dalam pertemuan penting dan kerap menuai teguran.

Agus membeberkan kemungkinan kebiasaannya itu berkait dengan tempat ia dibesarkan dan menghabiskan masa kecil yakni di pesisir utara Pulau Jawa. “Saya kira, ini karena sejak kanak saya suka nongkrong di warung. Maklum anak pantura,” lanjut cerpenis, penyair, esais, dan penulis skenario itu.

Atas kebiasaan yang dianggap tidak sopan itu, Agus punya pendapat sendiri. Menurutnya, nangkring adalah metode ukur kebuncitan. “Kalau saya masih bisa duduk dengan kaki terlipat ke perut, berarti saya belum termasuk laki-laki berperut buncit. Dan itu membuat saya senang,” tandasnya. (Zuq/H-2)
 

BERITA TERKAIT