29 July 2020, 20:00 WIB

Kembangkan Menu, Restoran Sapphire Datangkan Chef Profesional


Ghani Nurcahyadi | Hiburan

INOVASI pengembangan bisnis terus digenjot oleh Krakatau Steel dengan melirik potensi salah satu anak perusahaan mereka, Sapphire Restaurant yang dikelola oleh PT KIEC (Krakatau Industrial Estate Cilegon),

Restoran itu mengusung konsep ala carte dengan desain bangunan kontemporer terdiri dari dua lantai,  yang dilengkapi dengan fasilitas perangkat ruang rapat, area makan indoor dan outdor dan berkapasitas pengunjung mencapai 300 orang.

Untuk memperkuat bisnis kuliner dan sebagai bentuk perbaikan serta peningkatan pelayanan, The Sapphire Restaurant yang berada dibawah pengelolaan Hotel The Royale Krakatau mengadakan taste panel yang diikuti oleh seluruh chefnya,  dengan mengundang juru masak profesional yakni Chef Haryo (Celebrity Chef) dan Chef Kai (Runner-up Masterchef Indonesia season 5 tahun 2019).

Direktur Utama PT KEC Priyo Budianto mengatakan, pandemi Covid-19 sangat berpengaruh kepada bisnis restaurant dan hotel, namun itu tidak mengurangi semangat Sapphire Restaurant dan juga Hotel The Royale Krakatau untuk tetap mengembangkan diri dan berinovasi demi meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada pelanggan.

Ia menjelaskan, taste Panel tersebut juga sebagai program pengembangan bagi para Chef di The Sapphire Restaurant dalam menciptakan dan mengembangkan menu-menu terbaiknya.

"Harapannya, dengan masukan dari para juri yang merupakan Chef Profesional yang mempunyai jam terbang tinggi, ditambah masukan dari Manajemen PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (PT KIEC) dapat menambah pengetahuan dan ide-ide cemerlang para Chef, dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, " ujar Priyo dalam keterangan tertulisnya.

Dalam acara taste panel yang juga mematuhi standar protokoler Covid-19,  disajikan 10 menu andalan di The Sapphire Restaurant antara lain, Fried Oxtail, Nasi Goreng TRK, Salmon Steak, Fried Banana, Tape Bakar, Sirloin Steak, Salmon Teriyaki, Fish Soup, Gado-gado dan Bebek Baduy yang dibuat oleh Chef terbaik Sapphire Restaurant, Chef Irwan dan Chef Rudi.

Baca juga : Ketiga Anak Widi dan Dwi Sasono Rilis Single Jajan

Menu-menu makanan dibuat oleh chef-chef terbaik di Sapphire Restaurant menggunakan bahan-bahan segar berkualitas serta terjaga kebersihannya agar semakin meningkatkan cita rasa dan kualitas dari menu makanan itu sendiri.

"Tugas saya adalah menyempurnakan menu the Sapphire Restaurant dan menciptakan signature dish, jadi customer akan kembali makan disini karena memang enak makanannya. Sop Buntut dan Bebek Baduy nya patut dapat 2 jempol." Kata Chef Haryo.

Komentar senada juga dikatakan oleh Chef Kai yang memberikan pujian kepada seluruh juru masak Sapphire Restaurant. 

"Para Chef disini sudah membuktikan kapasitasnya. Makanan restorations sudah enak semis, namun di era sekarang peran digital marketing sangat vital, harus dan wajib dilakukan agar Sapphire Restaurant semakin dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner yang wajib dikunjungi di Cilegon."

“Saya tidak menyangka Cilegon punya hotel dan restoran yang luar biasa superti ini, sayangnya belum banyak yang tahu perlu dipromosikan dengan baik dan gencar," ujar Ivanka bassis grup bnad Slank.

Melihat potensi kuliner yang juga didukung dengan tempat yang memadai, diyakini secara perlahan ditengah masa pandemi ini Sapphire Restaurant akan terus berkembang dan menjadi destinasi kuliner yang wajib dikunjungi jika kita mengunjungi kota Cilegon

"Amazing view. Hotelnya bikin adem, hijau semua dan ada golf course serta pemandangan gunung. Ditambah lagi makanan yang tersaji di Sapphire juga enak-enak, saya suka sop buntut gorengnya. Meski ditengah pandemi, saya yakin perlahan bisnis restaurant dan hotel khususnya di Sapphire Restaurant dan Hotel The Royale Krakatau akan terus berkembang," imbuh aktris sinetron Emma Warokka.

“Secara brand nama Krakatau ini kuat sekali dan arti Sapphire adalah Batu Permata, digabungkan menjadi batu permata di Krakatau, sekarang kita harus memberikan karakter yang kuat apakah akan ada nuansa ke jawa baratan atau lainnya, untuk itu kita mengundang para ahlinya ke Cilegon untuk membantu kita," pungkas Ridi Djajakusuma, Direktur Operasi dan Komersial PT KIEC. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT