29 July 2020, 19:23 WIB

SPK Persiapkan Pembelajaran Daring Secara Matang


mediaindonesia.com | Humaniora

SEJUMLAH satuan pendidikan kerjasama (SPK) mengantisipasi kondisi terburuk pada masa pandemi Covid-19 dengan menyiapkan pembelajaran online atau dalam jaringan (daring) demi menjaga protokol kesehatan. Kepala Sekolah Mutiara Nusantara Bandung Andreas Sebastian mengatakan pihaknya sudah menyiapkan pembelajaran online apabila pandemi ini tak kunjung berakhir. Setidaknya, sistem daring sudah dipersiapkan hingga awal 2021.

"Kami tidak ingin mengambil risiko ada siswa yang tertular di sekolah. Makanya kita sudah siapkan infrastruktur sampai Desember (2020) atau Januari (2021)," katanya di Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/7).

Guna menunjang itu, pihaknya menyiapkan berbagai hal seperti pemberian akses internet bagi guru hingga peningkatan kompetensi tenaga pendidik dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar secara online. "Kami beri uang pulsa untuk guru membeli kuota internet," katanya.

Baca Juga: IDAI Anjurkan Agar Belajar dari Rumah Hingga Desember

Selain itu, pihaknya juga rutin memberikan pelatihan-pelatihan kepada guru khususnya terkait pembelajaran digital. Cara ini diyakini bakal menambah efektivitas belajar dari rumah sehingga pembelajaran online tidak berdampak terhadap kualitas pendidikan.

Sebagai contoh, pihaknya menggandeng perguruan tinggi berbasis teknologi informasi untuk melatih guru-guru dalam membuat tampilan visual dari setiap mata pelajaran. Ini diperlukan agar pembelajaran tetap menarik tanpa keluar dari substansi yang dituju.

Dengan kerja sama ini, pihaknya mengenalkan platform digital kepada guru sebagai media pembelajaran jarak jauh. "Ada beberapa aplikasi baru yang kami pakai, jadi saat pengenalan kepada guru, kami kerja sama dengan Binus misalnya," katanya.

Baca Juga: Belajar di Rumah, Kenapa Tidak?

Fleksibel
Metode pembelajaran virtual juga terjadi di Stamford School Bandung, salah satu SPK yang berafiliasi dengan Cambridge University. Selama pandemi Covid-19 ini, Stamford School menerapkan pembelajaran daring meski waktunya lebih fleksibel.

"Cara ini diambil agar siswa dan guru tidak merasa jenuh sehingga tak harus seharian berada di depan komputer," kata Kepala Sekolah Stamford School Bandung, Peter Dharmawan, di Bandung, Jumat (24/7).

Guru-guru di sekolah mulai dari tingkatan TK sampai SMA sebisa mungkin menjadikan sistem pembelajaran tetap efektif meski tak terlalu lama. Caranya, dengan membuat tayangan visual yang menarik serta memudahkan siswa dalam memahami pelajaran.

Baca Juga: Mendikbud Luncurkan Program Belajar dari Rumah di TVRI

Beruntung, kata dia, hampir seluruh tenaga pendidik di sekolah sudah terbiasa dengan teknologi informasi dan komputer. "Sekitar 90% guru kami sudah familiar dengan komputer," katanya.

Selain itu, guru-guru di sekolahnya ini sebisa mungkin lebih kreatif bahkan sering bereksperimen. "Terutama untuk seni rupa, itu kan bisa offline, enggak selalu di depan kamera," katanya.

Namun, ia berharap pembelajaran seperti biasa dengan metode tatap muka bisa kembali dilakukan oleh sekolah. "Bagaimanapun juga, pembelajaran yang menghadirkan fisik di sekolah ini lebih efektif," tutup Peter.

Sejak dikeluarkannya Permendikbud Nomor 31 Tahun 2014 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemedikbud), semua sekolah internasional di Indonesia berubah status menjadi Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK). Atas dasar itu, SPK di Indonesia diselenggarakan atas dasar kerjasama antar Lembaga Pendidikan Asing (LPA) yang terakreditasi atau diakui di negaranya dengan lembaga pendidikan di Indonesia, baik dalam bentuk formal maupun nonformal, serta dijalankan dengan undang-undang yang berlaku.

Sesuai dengan Permendikbud Nomor 31 Tahun 2014, maka semua sekolah yang merupakan kerja sama antara lembaga pendidikan Indonesia dan LPA, baik dalam bentuk kursus, kelompok belajar, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan sejumlah Taman Kanak-Kanak (TK), harus menyesuaikan diri dengan Permendikbud yang telah dikeluarkan oleh Kemendikbud. (BY/S3-25)

BERITA TERKAIT