29 July 2020, 18:13 WIB

Ibadah Haji 2020 Diikuti 1.000 orang, 13 Jemaah dari Indonesia


Syarief Oebaidillah | Humaniora

DARI 1.000 jemaah haji tahun ini, sebanyak 13 jemaah diantaranya merupakan jemaah asal indonesia. Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Arab Saudi, Endang Jumali mengatakan, sesuai kebijakan Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, sebanyak 70 persen jemaah merupakan ekspatriat yang tinggal di negara tersebut, sisanya warga Arab Saudi.

"Jumlah total jemaah haji tahun ini 1.000 orang,13 jemaah merupakan warga negara Indonesia yang mendapatkan izin melaksanakan ibadah haji tahun ini," kata Endang Jumali saat dihubungi Media Indonesia , Selasa sore (28/7).

Ia menjelaskan, 13 jemaah yang dilaporkan merupakan ekspatriat dari Indonesia berasal dari Kota Madinah, Riyadh ,Yanbu dan Jeddah. Profesi mereka di antara ekspatriat ini bekerja sebagai guru Sekolah Indonesia di Riyadh (SIR), perawat, dan dokter.

Endang menjelaskan sejak 25 Juli 2020, para calon jemaah haji secara bertahap memasuki wilayah Mekkah. Mereka merupakan calon jemaah yang beruntung dapat menjalankan haji terbatas di tengah pandemi Covid-19.

Endang menjelaskan sebelumnya.informasi awal yang diterima terdapat 5 jemaah ekspatriat dari Indonesia namun informasi terbaru bertambah menjadi 13 orang.

Baca juga : Jamaah Haji Dari Lima Kota Arab Saudi Tiba di Jeddah

"Tadi pagi informasinya kita update menjadi 13 orang.Kita berharap semoga semua jemaah sehat lancar menjalankan haji dan tetap khusyu beribadah," harap Endang.

Dia menambahkan berbagai bentuk informasi terkait haji disediakan Hajj Government Information Official atau media informasi resmi Kementerian Informasi Arab Saudi. Hal ini karena KJRI tidak dilibatkan secara langsung selama proses persiapan dan pelaksanaan haji.Namun, akses informasi dibuka oleh Kementerian Haji dan Kementerian Informasi Saudi.

Endang menambahkan Kementerian Haji Arab Saudi telah menyiapkan transportasi, akomodasi,serta konsumsi para jemaah. Ia mencontohkan transportasi bus disiapkan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak antara jemaah, yakni hanya diisi 12 hingga 15 jemaah dalam satu bus

Untuk akomodasi jemaah selama di Makkah berada di Aziziyah Janubiyah. Satu kamar diisi hanya satu jemaah. Di dalamnya, Kementerian Haji Arab Saudi mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan secara lengkap seperti masker hingga alat spray wajah. (OL-7)

BERITA TERKAIT