29 July 2020, 14:38 WIB

PBSI: Pembatalan Turnamen di Asia Rugikan Atlet


Deden Muhamad Rojani | Olahraga

PENGURUS Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PP PBSI) menyayangkan keputusan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) terkait pembatalan sejumlah turnamen di kawasan Asia.

Keputusan itu dinilai merugikan dunia bulu tangkis. Sejumlah turnamen pada September harusnya menjadi ajang pemanasan bagi atlet. Khususnya jelang kompetisi Piala Thomas dan Uber 2020 di Aarhus, Denmark, pada 3-11 Oktober.

"Ini adalah hal yang merugikan buat dunia bulu tangkis, khususnya untuk atlet. Di sisi lain, kami bisa mengerti, karena pandemi belum teratasi. Seperti Jepang dan Tiongkok, yang mengalami second wave covid-19," papar Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto, saat dihubungi, Rabu (29/7).

Baca juga: BWF Batalkan Empat Turnamen Bulu Tangkis di Asia

Hingga saat ini, status penyelenggaraan Piala Thomas dan Uber masih sesuai jadwal. BWF juga belum memberikan informasi terkait ajang perebutan dua lambang supremasi bergengsi tersebut.

"Secara prinsip, kami harus menunggu keputusan BWF terkait Piala Thomas dan Uber. Kami tetap melangsungkan simulasi. Ini penting untuk mengukur sejauh mana kesiapan atlet,” pungkas Budiharto.

Rencananya, PBSI menggelar simulasi Piala Thomas dan Uber pada awal September. Simulasi akan berlangsung di Pelatnas Cipayung, Jakarta.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT