29 July 2020, 08:05 WIB

Penting, Memperhatikan Anak sebelum Kembali ke Sekolah


Mediaindonesia.com | Humaniora

PEMERINTAH telah mengeluarkan sejumlah kebijakan terkait penerapan fase adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi ini. Ada beberapa hal yang harus kita lakukan agar tetap aman untuk beraktivitas di luar.

Beberapa sekolah juga diwacanakan akan dibuka kembali dan murid mulai kembali masuk sekolah. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah kita sudah siap untuk mengirim kembali anak kita ke sekolah?

Baca juga: Kembali Sekolah Saat Covid-19, Netty Heryawan: Jangan Dipaksakan

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menyarankan jika anak diharuskan belajar di sekolah, sekolah sebaiknya melakukan pengurangan jumlah jam belajar menjadi 4 jam sehari tanpa ada jam istirahat. Selain itu, skenario lainnya mengenai mengubah jam masuk dan jam pulang sekolah untuk mencegah penumpukan jumlah siswa di satu ruangan seperti pintu masuk.

Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), setidaknya terdapat 584 anak Indonesia yang positif covid-19 sampai Mei,  yang terdapat 14 kasus meninggal dan 3,324 anak merupakan suspek dalam pengawasan.

“Masyarakat sangat membutuhkan informasi yang bersifat edukatif untuk menambah pengetahuan khususnya seputar isu kesehatan yang sedang berkembang. Apalagi saat ini terkait wacana pembukaan beberapa sekolah di zona hijau, tetap diperlukan persiapan bagi para orang tua agar menjaga anaknya tetap sehat. Saya yakin webinar seperti ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat Indonesia dan kami dari Kementerian Kesehatan akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujar Rico Mardiansyah  dari Sehat Pedia Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, saat membuka acara webinar Ngovee bertema 'Persiapan Anak Kembali ke Sekolah Saat New Normal' yang digelar Jovee.

Sementara itu,  dr. Firza Fairuza Sp.A memberikan tips bagi orang tua untuk mempersiapkan anak-anak mereka kembali belajar di sekolah. Salah satunya adalah melakukan pengecekan suhu tubu dan gejala anak mereka. Jika ada gejala demam atau batuk sebaiknya tidak diijinkan ke sekolah.

"Kedua semua orang di wilayah sekolah wajib menggunakan masker dan face shield dan harus mencuci tangan sebelum masuk kelas. Sekolah juga perlu menerapkan pembatasan jumlah siswa di dalam kelas dan setiap meja diberikan jarak.”

“Selain mempersiapkan hal teknis, orang tua juga perlu memperhatikan kondisi kesehatan anak, salah satunya menerapkan pola hidup sehat dan menjaga daya tahan tubuh anak dengan memberikan asupan kebutuhan multivitamin, mineral, dan omega 3 yang diperlukan oleh tubuh. Jadi persiapan dilakukan menyeluruh mencakup segala aspek dari dalam maupun luar,” tambah Firza.

Untuk mempersiapkan anak kembali ke sekolah, tentunya sangat penting memperhatikan dan menjaga sistem imun agar anak-anak tidak rentan terkena paparan virus. Menjaga sistem imun bisa didapatkan dengan mengonsumsi salah satu produk Jovee yaitu, Calci Kids Friend, paket lengkap hemat 30 multivitamin kunyah rasa buah untuk 30 hari yang terdiri dari multivitamin untuk menjaga sistem imun tubuh yang mengandung antioksidan tinggi.

Tidak hanya itu, kegiatan belajar memerlukan asupan baik bagi kesehatan otak dan saraf anak-anak agar terhindar dari paparan radikal bebas, serta bantu menjaga pembentukan dan fungsi otak sehingga dapat meningkatkan performa belajar pada anak. Untuk mendapatkan asupan tersebut yang perlu diperhatikan adalah asupan Omega 3 dari minyak ikan yang baik, terdiri dari EPA dan DHA, yang seluruhnya bisa didapatkan dengan mengonsumsi produk Smart Kids dari Jovee. (Ant/A-1)

BERITA TERKAIT