29 July 2020, 12:10 WIB

Pentas Wayang Virtual Sambut Hari Jadi Klaten


Djoko Sardjono | Nusantara

MENYAMBUT Hari Jadi ke-216 Klaten dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Kesenian Klaten menggelar pentas wayang kulit virtual, Selasa (28/7) malam. Pergelaran wayang kulit virtual yang diadakan di Gedung Sunan Pandanaran Klaten, dengan duet dalang Ki Tomo Pandoyo dan Ki Slamet Wardono. Mereka menyajikan cerita Babad Wonomarto.

Hadir menyaksikan pentas wayang virtual tersebut, Bupati Klaten yang diwakili Plt Kepala Disparbudpora Sri Nugroho, anggota Komisi IV DPR RI Sunarna, dan jajaran Forkopimda Klaten. Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sri Nugroho, Bupati Sri Mulyani mengatakan rangkaian kegiatan Hari Jadi Klaten dan HUT Kemerdekaan RI tetap digelar, meskipun melalui media virtual.

"Kita patut bersyukur,  walau saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19,  Klaten masih bisa menyelenggarakan rangkaian kegiatan, seperti pergelaran wayang virtual ini," imbuhnya.

Karena itu, Sri Mulyani memberikan apresiasi tinggi kepada Dewan Kesenian Klaten yang menggelar wayang virtual, dengan harapan kegiatan ini dapat melestarikan seni tradisional wayang kulit. Terkait situasi pandemi Covid-19, Bupati Klaten mengingatkan bahwa pemerintah pusat dan daerah saat ini masih berjuang dalam upaya memutus mata rantai persebaran virus korona tersebut.

"Untuk pencegahan Covid-19, saya minta agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, selalu cuci tangan pakai sabun, dan hindari kerumunan," katanya.

baca juga: Kasus Covid-19 di Klaten, 10 Pasien Positif Sembuh

Ketua Umum Dewan Kesenian Klaten, Sunarna, yang diwakili Ketua Harian FX Setyawan mengatakan, pentas wayang kulit virtual diselenggarakan dengan protokol kesehatan dan tidak ada penonton. Di tengah situasi pandemi Covid-19, Dewan Kesenian menyelenggarakan 14 pergelaran wayang virtual, 12 pergelaran di antaranya di kecamatan dan dua lainnya di Gedung Sunan Pandanaran.(OL-3)

BERITA TERKAIT