29 July 2020, 09:39 WIB

Case Fatality Rate Covid-19 di DKI Jakarta 3,9%


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

DINAS Kesehatan DKI Jakarta mengungkapkan case fatality rate covid-19 di Ibu kota saat ini sebesar 3,9%. Case fatality rate ialah rasio angka kematian dengan total kasus positif covid-19.

"Untuk case fatality rate atau angka meninggal dibanding sakit di Jakarta saat ini, 28 Juli, adalah 3,9%. Indonesia 4,8% dan global 3,9%," ujar Kepala Dinkes DKI Widyastuti dalam webinar 'Update Covid-19 di Jakarta', Selasa (28/7).

Kemarin, ada penambahan 412 kasus positif covid-19. Total kasus konfirmasi covid-19 di Jakarta mencapai 19.886 orang. Sebanyak 12.373 pasien covid-19 telah dinyatakan sembuh. Namun, korban meninggal akibat covid-19 mencapai 795 orang.

Baca juga: Pagi Ini, Gedung DPRD Disemprot Disinfektan

Widyastuti juga menyampaikan, untuk angka positivity rate atau rasio pemeriksaan spesimen dengan kasus positif di DKI Jakarta, rata-rata ialah 5,3%.

"Sementara standar WHO untuk positivity rate adalah 5%. Jadi angka positif di DKI Jakarta secara akumulatif sejak 1 Maret sampai 27 Juli adalah 5,3%, lebih tinggi dari angka WHO," klaim Widyastuti.

Laporan lainya ialah, rumah sakit menjadi klaster tertinggi terhadap penularan covid-19. Sebanyak 46,2% atau 5.475 kasus berasal dari pasien yang datang ke rumah sakit.

"Artinya orang bergejala yang ke rumah sakit kemudian diperiksa dan dinyatakan positif," ungkap Widyastuti.

Dinkes DKI juga mencatat penyumbang kasus covid-19 tertinggi kedua ialah berasal dari contact tracing pasien dari Puskesmas dengan 4.120 kasus atau 34.7%.

Kemudian penyumbang kasus covid-19 di Jakarta didapat dari pekerja migran Indonesia (PMI) atau warga Indonesia yang bekerja di luar negeri dan harus transit di Jakarta dengan 6,3% atau 749 kasus. (OL-1)

BERITA TERKAIT