29 July 2020, 00:51 WIB

AS Sumbangkan Ventilator kepada Indonesia untuk Perangi Korona


Mediaindonesia.com | Internasional

PEMERINRAH AS melalui Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) menyumbangkan 100 ventilator kepada Indonesia untuk berperang melawan virus covid-19.

Donasi ini merupakan wujud dari tawaran dukungan dan perlengkapan yang sangat dibutuhkan Indonesia dalam merespons pandemi ini.

"Meskipun AS juga sedang memerangi covid-19, kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan Indonesia, termasuk untuk menyediakan ventilator dan kelengkapan ujinya. Kami menikmati kerja sama dengan Pemerintah Indonesia di sektor kesehatan. Termasuk pencegahan penyakit, diagnostik, dan pengembangan kapasitas melalui USAID, the U.S. Centers for Disease Control and Prevention, dunia usaha AS, dan para mitra lainnya,” ujar Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat Heather Variava.

Variava secara simbolis menyerahkan ventilator kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Oscar Primadi di acara resmi yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (28/7).

Menurutnya, Indonesia memerlukan lebih banyak ventilator untuk menanggulangi korona.

Ia mengklaim ventilator yang pemerintah AS sumbangkan memiliki teknologi canggih dan sangat diminati pasar. 

Ventilator-ventilator ini bentuknya ringkas dan mudah dipindahkan serta bisa digunakan untuk prosedur invasif maupun non-invasif, yang akan memudahkan Indonesia merawat pasien yang terkena virus. 

Selain ventilator, Amerika Serikat, melalui USAID, akan mendanai pelatihan bagi tenaga kesehatan tentang cara menggunakan dan prosedur operasional standar hingga pemeliharaan peralatan tersebut.

Selain donasi ini, bantuan darurat AS untuk mendukung perjuangan Indonesia melawan covid-19 bernilai total sekitar 11 juta dolar AS (Rp160,6 miliar).

Setelah menyaksikan serah terima, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi mengatakan, 
respons bersama menjadi kunci penanggulangan korna secara global.

"Ke depannya, Indonesia dan AS akan terus memperkuat Kemitraan Strategis kami, tidak hanya untuk memitigasi covid-19, tapi juga mencegah pandemi yang akan datang dan memberikan dukungan untuk tata kelola kesehatan di tingkat regional dan global," tandasnyam. (OL-8).

 

BERITA TERKAIT