28 July 2020, 21:15 WIB

Kinerja TPK Belawan Meningkat di Tengah Pandemi


Yoseph Pencawan | Nusantara

DI tengah pandemi Covid-19 yang belum reda, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) masih mampu meningkatkan kinerja Terminal Peti Kemas Belawan  sepanjang semester pertama 2020 dibandingkan dengan periode yang pada 2019

General Manager Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan Indra Pamulihan memaparkan, kinerja bongkar muat peti kemas di TPK Belawan sampai dengan semester I /2020 sebanyak 424.899 boks

"Jumlah itu mengalami peningkatan 6,13% dibandingkan periode yang sama pada 2019 yang hanya sebanyak 400.368 box," ujarnya kepada wartawan di Medan, Selasa (28/7).

Dengan perincian, bongkar muat peti kemas di terminal internasional sebanyak 209.335 box dan di terminal domestik sebanyak 215.564 box. 

Jumlah itu sama dengan bongkar muat peti kemas dari sisi volume sebanyak 531.551 TEUs, atau naik 5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 yang hanya 506.475 TEUs.

Dengan perincian, terminal internasional melayani bongkar muat peti kemas sebanyak 267.511 TEUs dan terminal domestik sebanyak 264.040 TEUs.

Adapun bongkar muat peti kemas di terminal internasional sebanyak 3.334.462 ton itu berisi berbagai komoditi dominan untuk impor. Antara lain pupuk, makanan ternak, dan chemical serta komoditi dominan ekspor yang meliputi palm oil, chemical dan minyak.

Sementara, bongkar muat peti kemas di terminal domestik yang sebanyak
3.150.594 ton berisi komoditi dominan untuk kegiatan bongkar di terminal ini, yakni kertas, semen dan gula. Sedangkan untuk komoditi dominan untuk kegiatan muat antara lain barang pecah belah, alat tulis kantor dan besi ulir.

Lebih lanjut Indra meyakini, trafik bongkar muat peti kemas di TPK Belawan pada semester/2020 masih mampu meningkat meski di tengah tekanan pandemi Covid-19, terutama karena didominasi bongkar muat peti kemas domestik atau antarpulau. 

Ia berharap stabilitas dan pertumbuhan perekonomian pada tahun ini dapat terus tumbuh sehingga trafik bongkar muat peti kemas di TPK Belawan sepanjang 2020 dapat terus meningkat.

Dari sisi kunjungan kapal, selama semester satu ini terminal peti kemas yang berada di Pelabuhan Belawan, Kota Medan, itu melayani 435 call kunjungan kapal. Dengan perincian, Kunjungan kapal di terminal internasional sebanyak 256 call dan di terminal domestik sebanyak 179 call.

Selain itu, kinerja operasional TPK Belawan sampai dengan semester I 2020 di terminal internasional mencapai 54,92 B/S/H (Box/Ship/Hour) dan di terminal domestik mencapai 47,66 B/S/H. Produktivitas di kedua terminal tersebut berada di atas standar kinerja bongkar muat peti kemas yang ditetapkan Kementerian Perhubungan yang sebesar 32 B/S/H.

Sementara, VP Public Relations Pelindo 1 Fiona Sari Utami, memastikan manajemen TPK Belawan akan terus memberikan layanan selama 24 jam dalam 7 hari untuk menjaga kelancaran logistik.

Pelindo 1 pun katanya optimistis trafik bongkar muat peti kemas di TPK Belawan akan mampu tumbuh meningkat karena aktivitas perekonomian sudah dimulai kembali di masa adaptasi kebiasaan baru.

Pelindo 1 sendiri sejak Januari 2020 telah melakukan penggabungan manajemen dua terminal peti kemas di Pelabuhan Belawan.

Keduanya adalah Belawan International Container Terminal (BICT) dan Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB) menjadi TPK Belawan. Kebijakan ini diambil sebagai strategi korporasi dalam memberikan pelayanan yang lebih baik, handal dan efisien. (OL-8).

BERITA TERKAIT