28 July 2020, 21:06 WIB

Covid-19 di Jakarta Paling Banyak Jangkiti Usia Produktif


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

DINAS Kesehatan DKI Jakarta menyebut kasus positif covid-19 didominasi dari kalangan usia produktif, yakni dari usia 20 hingga 50 tahun. Saat ini, jumlah kumulatif kasus konfirmasi di Jakarta menembus 19.886 kasus positif virus menular tersebut.

"Tertinggi memang dari usia produktif. Meski tertinggi, tapi angka kematian tertinggi di atas 60 tahun," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti dalam webinar'Update Covid-19 di Jakarta', Jakarta, Selasa (28/7).

Widyastuti menjabarkan secara rinci jumlah kasus positif covid-19 pada rentang usia 20-29 tahun sebanyak 1.967 orang dengan angka kematian 4 orang. Lalu, pada rentang usia 30-39 tahun tercatat ada 2.212 kasus dengan angka kematian 13 orang.

Untuk usia rentang 40-49 tahun ditemukan 1.750 orang. Sementara untuk kasus positif covid-19 di usia 60-69 tahun, didapati sebanyak 653 orang dengan jumlah meninggal 41 orang. Presentase kematian adalah 6,28%.

Baca juga : Muncul Klaster Perkantoran di Ibu Kota, Wagub: Kami Sosialisasi

"Yang perlu diwaspadai adalah, meskipun gejalanya ringan, pasien tadi berpotensi menularkan sekitarnya. Kita tahu usia 20-50 adalah usia produktif yang bisa menularkan ke keluarganya, teman kantornya, maupun lingkungan lainnya," terang Widyastuti.

Saat ini, dari jumlah kumulatif kasus Konfirmasi di Jakarta yang menembus 19.886 kasus, sebanyak 12.373 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 795 orang meninggal dunia.

Widyastuti juga menjelaskan, angka kematian di Jakarta per 28 Juli adalah 3,9 persen. Angka itu lebih rendah dari nasional yaitu 4,8%. (OL-7)

BERITA TERKAIT