28 July 2020, 20:04 WIB

Tren Bersepeda Dikhawatirkan Picu Klaster Baru di Medan


Yoseph Pencawan | Nusantara

AKTIVITAS bersepeda yang belakangan ini menjadi tren di tengah masyarakat, termasuk Kota Medan, dikhawatirkan dapat memicu klaster baru penularan Covid-19 bila tidak menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

Hal itu diutarakan Kepala Satpol PP Sumatera Utara Suriadi Bahar melihat perkembangan terakhir aktivitas bersepeda masyarakat di provinsinya, khususnya Kota Medan. Di Medan, aktivitas bersepeda selama ini terkonsentrasi di Lapangan Merdeka.

"Temuan kami di lapangan, warga yang berolahraga masih banyak yang membawa anak kecil, bahkan balita, tanpa menggunakan masker dan membentuk kerumunan di seputaran Lapangan Merdeka," ungkapnya, Selasa (28/7).

Dia mengungkapkan, dalam kegiatan pengawasan yang dilakukan di Lapangan Merdeka, Minggu (36/7) pagi, para personel Satpol PP Sumut dan Polri banyak melakukan tindakan penertiban terhadap para pesepeda. Terkait dengan penegakan protokol kesehatan Covid-19.

Tidak sedikit dari para pesepeda tidak menjaga jarak antara satu dengan lainnya, terutama saat sedang duduk beristirahat di sepanjang trotoar Lapangan Merdeka.

Meskipun Suriadi menilai jumlah pesepeda di kawasan Lapangan Merdeka Medan berkurang dari pekan sebelumnya, tetapi ia melihat jumlah pesepeda yang tidak mengenakan masker malah lebih banyak.

"Bahkan ada yang tidak terima saat ditegur petugas untuk disiplin protokol kesehatan. Anak-anak dan lansia yang ikut bersepeda pun banyak yang tidak mengenakan masker, padahal mereka lebih rentan terinfeksi Covid," tuturnya.

Suriadi mengatakan, aktivitas bersepeda yang kini menjadi tren memang menjadi kegiatan yang dapat menyehatkan badan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Namun ia yakin, bila tidak diiringi dengan disiplin penegakan protokol kesehatan, aktivitas bersepeda dengan keramaian malah bisa memicu klaster baru penularan virus.

Untuk itu, lanjut Suriadi, pihaknya bersama dengan aparat Kepolisian akan meningkatkan penertiban aktivitas ini. Petugas akan menghentikan pesepeda yang tidak mengenakan masker dan membubarkan kerumunan.

Bukan hanya di Lapangan Merdeka, tindakan yang sama juga akan dilakukan petugas di lokasi-lokasi lain yang kerap menjadi tempat para pesepeda bertemu atau berkumpul.(OL-8).

BERITA TERKAIT