28 July 2020, 19:40 WIB

Calon Perseorangan Pilkada Karawang Kandas Terhormat


Cikwan Suwandi | Nusantara

TIDAK memenuhi persyaratan surat dukungan, pasangan bakal calon bupati/wakil bupati Karawang dari jalur perseorangan (independen) dipastikan gagal ikut kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang 2020.

Ketua KPU Karawang, Miftah Farid mengungkapkan pasangan Endang Mulyana/Asep Agustian gagal memenuhi perbaikan surat dukungan sebanyak sebanyak 45.068 lembar.

"Dari hasil pleno Senin malam (27/7) yang dilaksanakan pasangan perseorangan ini hanya membawa surat dukungan hasil perbaikan sebanyak 36.790 lembar. Dengan sendirinya pasangan itu dinyatakan gugur kerena tidak memenuhi persyaratan," kata Miftah kepada wartawan, Selasa (28/7).

Miftah menyebutkan berdasarkan aturan, pasangan calon perseorangan harus membawa sebanyak 108.548 lembar surat dukungan. Tetapi dalam verifikasi faktual yang dilaksanakan petugas KPU, surat dukungan pasangan dengan jargon Enak itu, ditemukan sebanyak 40.929 lembar surat tidak memenuhi syarat.

Kemudian mereka harus melakukan perbaikan dua kali lipat yakni sebanyak 81.858 lembar surat dukungan. Namun dari waktu yang telah ditentukan sejak tanggal 25 sampai tanggal 27 Juli 2020, pasangan tersebut hanya mampu membawa 36.790 lembar.

"Hasil perbaikan verifikasi faktual langsung dikembalikan kembali ke LO pasangan perseorangan tersebut. Karena hingga batas waktu, perbaikannya tidak terpenuhi," kata Miftah.

Lanjut Miftah, KPU sangat mengapresiasi perjuangan bakal calon perseorangan beserta seluruh tim pemenangan yang telah mengumpulkan dukungan dalam waktu yang cukup lama sehingga bisa serahkan kepada KPU Karawang pada saat sebelum tahapan ditunda.

"Yang paling penting kedua tokoh ini telah memberi contoh yang baik kepada masyarakat Indonesia dengan menunjukkan sikap dewasa dengan tetap menjaga kondusifitas disetiap tahapan yang telah dilalui. Ini menjadi nilai yang sangat penting untuk dipelajari bahwa seberat apapun perjuangan yang dilalui namun kondusifitas masyarakat menjadi prioritas. Ini pelajaran yang dapat kita petik bersama untuk tahapan kedepannya," pungkasnya. (OL-13)

BERITA TERKAIT