28 July 2020, 16:40 WIB

Busana Adat Jawa Warnai Upacara Upacara Hari Jadi ke-216 Klaten


Djoko Sardjono | Nusantara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jawa Tengah menggelar upacara peringatan Hari Jadi Klaten ke-216, Selasa (28/7). Upacara digelar secara sederhana di halaman Pendapa Pemkab Klaten, dan dipimpin langsung Bupati Sri Mulyani

Hadir pada upacara Hari Jadi Klaten ke-216, Ketua DPRD Hamenang Wajar Ismoyo dan jajaran  Forkopimda. Seluruh undangan dan peserta upacara berbusana adat Jawa dan menggunakan bahasa Jawa.

Kali ini, upacara Hari Jadi Klaten tidak diadakan di Alun-alun Klaten, seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, karena situasi pandemi covid-19, peserta upacara dibatasi. Hanya ASN eselon II, III, dan IV yang upacara. Jumlahnya 216 orang.

Dalam sambutannya, Sri Mulyani meminta dukungan masyarakat guna mewujudkan Kabupaten Klaten yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

"Klaten tahun ini mendapat banyak penghargaan dari pemerintah pusat dan provinsi." ujar Sri Mulyani, Selasa (28/4).

Baca juga: Bupati Purwakarta Kembali Mengisolasi Diri

Pemkab Klaten pada 2018 dan 2019 memperoleh penghargaan, antara lain WTP (wajar tanpa pengecualian) dari BPK, dan penghargaan SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) dari Menpan dan RB.

Kemudian, imbuhnya, tahun ini juga meraih penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) dan penghargaan lainnya.

Menurut Sri Mulyani, masih banyak cita-cita yang ingin diraih Kabupaten Klaten, utamanya untuk mewujudkan kesehatan dan produktivitas warga masyarakat di tengah pandemi virus covid-19.

"Maka, sejalan dengan tema peringatan Hari Jadi Klaten, yaitu Guyub rukun tansah eling lan waspada, saya minta masyarakat disiplin menaati protokol kesehatan, dengan pakai masker dan cuci tangan dengan sabun," pungkasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT