28 July 2020, 11:12 WIB

Setelah 15 Tahun Dibangun, RSUD John Piet Wanane Diresmikan


Martinus Solo | Nusantara

SETELAH 15 tahun Setelah 15 Tahun penantian panjang, akhirnya Rumah Sakit Umum (RSUD) John Piet Wanane, diresmikan oleh Bupati Sorong Johny Kamuru yang terletak di Km.22,5 Aimas, Kabupaten Sorong Papua Barat, Selasa (28/7). RSUD Kabupaten Sorong dengan 15 poliklinik rawat ini memiliki 21 orang dokter spesialis (Patologi Klinik, Biomikrobiologi, Radiologi dan Gizi), dua orang dokter sub spesialis (Digestiv dan Konsul Kandungan), 13 orang dokter umum serta 2 orang dokter gigi dan mulut.

Direktur RSUD, dr Frida Susana Wanane menjelaskan untuk menerima pasien rawat inap, saat ini RSUD John Piet Wanane telah dilengkapi dengan 305 tempat tidur pasien, dengan rincian 226 tempat tidur pasien dewasa, 30 tempat tidur pasien bayi dan incubator 49 unit.

Rumah sakit yang diinisiasi sejak 15 tahun silam, resmi menggunakan nama RSUD Dr John Piet Wanane Kabupaten Sorong. Sosok John Piet Wanane yang diabadikan sebagai nama rumah sakit adalah mantan Bupati Sorong dua periode mulai 1997 hingga 2007, dan wafat pada 18 Maret 2019. 

Bupati Johny Kamuru menjelaskan, penggunaan nama John Piet Wanane sebagai nama RSUD, adalah bentuk penghargaan terhadap tokoh yang lahir di Yaksoro, 8 Januari 1949 itu. Ketika menjabat sebagai bupati, John Piet Wanane yang mencetuskan ide pembangunan RSUD bertaraf internasional itu pada 2003.

"Penggunaan nama ini sebagai ungkapan terima kasih dan upaya melanjutkan cita-cita besar Pak Wanane sebagai mantan Bupati Sorong, yang telah mencetuskan pembangunan RS ini,” kata Johny Kamuru.

Ketika mencetuskan ide pembangunan RSUD itu, sempat terjadi perdebatan sengit antara John Piet selaku bupati, dengan Achmad Hatari yang saat itu menjabat Kepala Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Sorong. Menurut Johny Kamuru yang saat itu menjabat Kabid Anggaran, gagasan John Piet membangun rumah sakit, sempat dimentahkan Achmad Hatari. Katanya, Kabupaten Sorong yang wilayahnya masih skala kecil, tidak mungkin membangun RS bertaraf internasional.

baca juga: Kapolresta Turun Langsung Sampaikan Bantuan ke Warga

"Pak Hatari bilang kita tidak bisa memikirkan hal-hal yang tidak mungkin. Kabupaten Sorong yang skala kecil, mau membangun RS yang bertaraf internasional. Tapi Pak Wanane dengan komitmen yang kuat dan teguh. Akhirnya kita mulai tahun 2003, 2004, dan 2005 masuk dalam anggaran daerah," ujarnya. (OL-3)


 

BERITA TERKAIT