28 July 2020, 07:05 WIB

100 Persen Warga Miskin di Sikka Terlindungi Jaminan Kesehatan


Gabriel Langga | Nusantara

WARGA miskin di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur bisa merasa lega karena Pemerintah Kabupaten Sikka telah memberikan perlindungan jaminan kesehatan kepada warga miskin. Hingga kini sudah 100 persen warga miskin di Sikka mendapatkan jaminan kesehatan.

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menegaskan pemerintah saat ini telah menjamin semua warga miskin mendapatkan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma alias gratis. Bagi warha miskin yang belum memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan BPJS Kesehatan, cukup menunjukkan kartu Sikka Sehat untuk berobat di rumah sakit pemerintah dan swasta.

"Kita sudah nyatakan bahwa 100 persen warga miskin di Sikka terlindungi dari jaminan kesehatan karena ada KIS, BPJS dan juga produk lokal kami yaitu Kartu Sikka Sehat," papar Bupati Sikka kepada mediaindonesia.com, Selasa (28/7).

Ia menambahkan Kartu Sikka Sehat yang telah diluncurkan itu untuk mengakomodir warga miskin yang belum memiliki KIS dan BPJS Kesehatan. Ada 40 ribu warga Sikka yang hidup di bawah garis kemiskinan yang mendapatkan kartua Sikka Sehat. 

"Layanan kartu Sikka Sehat ini didanai oleh APBD Sikka. Jadi kalau warga miskin yang sakit bisa berobat secara gratis. Bahkan Kartu Sikka Sehat ini juga bisa digunakan untuk rujukan bagi rumah sakit yang ada di luar karena pemerintah telah menyediakan pendanaannya," tandas Robby Idong sapaan akrab Roberto Diogo.

baca juga: Banyak Jurus Pulihkan UMKM

Untuk bidang pendidikan, Pemba Sikka sedang menyusun pendidikan gratis bagi SD dan SMP. Dia juga mengaku telah memberikan beasiswa kepada 600 mahasiswa dari keluarga miskin yang saat ini sudah menjalani perkuliahan di beberapa perguruan tinggi.

"Untuk tahun 2020 ini, ada sekitar 700 mahasiswa lagi yang kita berikan beasiswa. Ada 23 anak juga kita berikan beasiswa ke luar negeri. Kita yakin bahwa kesehatan aman, pendidikan aman tentunya ekonomi lebih aman," pungkasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT