27 July 2020, 06:39 WIB

Path Kasus Yodi tidak Jelas dan Lemah


Tri/J-2 | Megapolitan

KESIMPULAN polisi yang menempatkan News Video Editor Metro TV, Yodi Prabowo, 25, meninggal karena bunuh diri, diragukan kalangan akademisi, khususnya kriminolog.

Guru Besar Universitas Indonesia Adrianus Meliala memaparkan seseorang yang ingin bunuh diri harus punya path atau jalan khusus.

“Artinya, tidak biasa kalau tempatnya acak-acakan, modusnya juga acak-acakan, tidak memperlihatkan satu predisposisi atau tanda-tanda, juga harus ada latar belakangnya,” papar Adrianus kepada Media Indonesia, Minggu (26/7).

Adrianus menilai path dalam kasus Yodi tidak jelas dan lemah. Lokasi ditemukan jenazah Yodi, misalnya, menurut mantan anggota Dewan Pakar Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia itu belum masuk ke kategori tempat bagi Yodi untuk menyendiri.

“Lokasi itu lebih kepada tempat untuk orang yang diajak ngobrol dengan orang lain, lalu kemudian dijebak, diserang secara paksa tiba-tiba, sehingga menjadi korban pembunuhan,” papar mantan anggota Dewan Penasihat Indonesian Police Watch tersebut.

Dirserseum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menyampaikan sejumlah alasan mengapa pihaknya menyimpulkan Yodi bunuh diri. Tidak ada bukti perkelahian, tidak ada saksi mendengar keributan, tidak menemukan sidik jari maupun DNA orang lain di barang-barang milik Yodi. Semua sidik jari dan DNA mengarah kepada Yodi seorang.

Adrianus berpegang pada pernyataan polisi yang menyatakan waktu kejadian antara pukul 00.00-02.00 WIB. Jangka waktu itu cukup longgar bagi pelaku untuk membersihkan jejak di TKP. Terlebih, kondisi TKP sepi. “Lain halnya kalau terburu-buru atau dikhawatirkan ada orang melihat, tentu ada yang tertinggal, tercecer,” terang Adrianus.

Praktisi hukum Ricky Vinando juga menepis dugaan bunuh diri. “Yodi diduga dibunuh di tempat lain. Logikanya seder- hana, kalau bunuh diri, akan banyak darah di sekitar TKP dan aliran darah membekas di TKP, apalagi tenggorokan sampai luka robek. Lah ini darah hanya ada di bawah badan korban (posisi tengkurap),” tandas Ricky. (Tri/J-2)

BERITA TERKAIT