26 July 2020, 20:36 WIB

Alasan Yodi Prabowo Periksa HIV, Ini Kata Polisi


Cindy Ang | Megapolitan

EDITOR Metro TV Yodi Prabowo sempat melakukan pemeriksaan tes human immunodeficiency virus (HIV) sebelum mengakhiri hidupnya. Polisi mengungkap alasan pemeriksaan tersebut.

"Ada keluhan, makanya dia berobat. (Apakah keluhannya mengarah ke ciri-ciri HIV) saya enggak ngerti," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi, Minggu (26/7).

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Depok Capai 1.104

Tubagus mengatakan pihaknya tak bisa membeberkan alasan spesifik Yodi melakukan pemeriksaan HIV. Sebab, hal tersebut masuk ranah pribadi Yodi.

"Hal lain yang sifatnya pribadi saya enggak boleh ungkapkan, enggak etis," ujar Tubagus.

Yodi diduga kuat melakukan bunuh diri setelah polisi menuntaskan penyelidikan kasus selama dua pekan. Dugaan kuat itu dari pemeriksaan sejumlah barang bukti yang didapat di tempat kejadian perkara (TKP).

Pisau yang diduga digunakan untuk bunuh diri dibeli sendiri oleh Yodi. Pemeriksaan sidik jari pada pisau menunjukan DNA Yodi.

Yodi juga melakukan tusukan percobaan sebanyak tiga kali pada bagian dada. Kemudian tusukan keempat menembus paru-paru bagian bawahnya. Tusukan percobaan juga dilakukan sebanyak dua kali di leher. Tusukan itu membuat tenggorokan Yodi sobek namun tidak merusak pembuluh darah arteri.

Hasil penyelidikan juga mengungkap Yodi mengonsumsi narkotika jenis ekstasi sebelum bunuh diri. Dia juga menjalani tes pemeriksaan HIV di rumah sakit.

Pengaruh depresi dan pengaruh narkotika itu diduga menjadi penyebab Yodi nekat mengakhiri hidupnya. (Medcom.id/OL-6)

BERITA TERKAIT