26 July 2020, 13:00 WIB

Polri Cekal Anita Kolopaking Sebagai Bentuk Antisipasi


Cindy Ang | Politik dan Hukum

KEPALA divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkap alasan mencegah Pengacara terpidana kasus korupsi hak tagih Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra, Anita Kolopaking, ke luar negeri, sebagai bentuk antisipasi.

"Bukan (tidak kooperatif), hanya antisipasi karena terkait kasus Brigjen Prasetijo Utomo (BPU) ," ucap Argo di Lapangan Tembak, Jakarta Timur, Minggu (26/7).

Penyidik, kata dia, masih melakukan pemeriksaan terkait pembuatan surat jalan Joko Tjandra. Anita Kolopaking diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Argo menuturkan penyidik juga memintai keterangan Anita soal keberangkatan Joko Tjandra ke Pontianak. Sebab Anita dan BPU diduga menemani Joko Tjandra.

"Berkaitan dengan pembuatan surat jalan itu dan Keberangkatan ke Pontianak dari Jakarta," katanya.

Baca juga : DPR, KPK Bisa Bantu Usut Joko Tjandra

Argo mengatakan pemeriksaan terhadap Anita Kolopaking pada Kamis (23/7), dinilai cukup. Namun tak menutup kemungkinan Anita akan kembali diperiksa.

Swafoto Brigjen Prasetyo bersama Joko Tjandra dan kuasa hukumnya, Anita Kolopaking, beredar ke publik melalui unggahan akun Twitter El Diablo @xdigeeembok. Dalam foto itu, Prasetyo, Anita, dan Joko Tjandra berfoto bersama dengan latar belakang pesawat saat tiba di Pontianak, Kalimantan Barat.

Mereka disebut menumpangi jet carteran pesawat yang dioperatori PT Transwisata Prima Aviation jenis King Air 350i PK-TWX. Nama mereka tertera dalam manifes penerbangan, Sabtu (6/6). 

Dikarenakan kasus ini, Prasetyo dicopot dari jabatannya. Dia terbukti menerbitkan surat jalan untuk buronan kelas kakap tersebut. (P-5)

BERITA TERKAIT