22 July 2020, 21:46 WIB

Raih Penghargaan KPAI, Mensos Pastikan Kepentingan Anak Prioritas


Ihfa Firdausya | Humaniora

MENTERI Sosial Juliari P. Batubara menerima piagam penghargaan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Penghargaan diberikan atas komitmen dan langkah nyata Kementerian Sosial mendukung perlindungan dan perkembangan anak.

“Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas penghargaan ini. Saya pastikan Kemensos akan terus memperkuat perlindungan anak baik melalui program maupun anggaran,” kata Mensos Juliari usai menerima piagam penghargaan dari KPAI, Rabu (22/7).

Dia menyatakan penghargaan ini bermakna penting di tengah masih tinggi angka kekerasan terhadap anak. Mensos berharap semua pihak terkait, orangtua, pendidik, tokoh masyarakat, dapat bahu membahu melindungi anak dari kekerasan.

"Kami pastikan Kemensos memberikan dukungan penuh terhadap perlindungan anak. Perlindungan anak yang paling penting. Kami ada direktorat anak yang kami pastikan mendapat dukungan terbesar di Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial," katanya.

Dari berbagai pemberitaan, Mensos dapat merasakan bagaimana anak masih berada di lingkungan yang rawan dan membahayakan. Apalagi sebagian potensi ancaman datang dari lingkungan terdekat, termasuk anggota keluarganya sendiri.

Baca juga : Orangtua Jadi Sahabat Anak Selama Belajar di Rumah

"Padahal anak ini kan anugerah dari Tuhan yang harus kita rawat, lindungi, dan kita didik karena merupakan aset masa depan," kata Mensos.

Dia mengingatkan bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas anak-anak di masa sekarang.

Penghargaan KPAI diberikan mengacu pada monitoring evaluasi perlindungan anak berbasis digital yaitu Sistem Monitoring Evaluasi dan Pelaporan (SIMEP). Terdapat 11 kategori yang mendapatkan piagam penghargaan, termasuk di antaranya kategori kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan sebagainya.

Penghargaan ini dipandang Mensos sebagai sinyal bagi jajaran Kemensos agar tidak berhenti menempuh berbagai upaya untuk meningkatkan perlindungan kepada anak. (OL-7)

BERITA TERKAIT