22 July 2020, 06:03 WIB

Helikopter Militer Kolombia Jatuh, 11 Hilang dan 6 Terluka


Faustinus Nua | Internasional

SEBANYAK 11 personel militer Kolombia hilang dan 6 lainnya luka-luka setelah sebuah helikopter jatuh di tenggara negara itu selama operasi melawan gerilyawan.

Dikutip AFP, militer Kolombia, Selasa (21/7), melaporkan helikopter Blackhawk yang membawa 17 personel militer jatuh. Komando Tinggi Angkatan Bersenjata tidak mengungkapkan penyebab jatuhnya helikopter tersebut.

Pihak berwenang menemukan helikopter itu di bentangan sungai Inirida di Negara Bagian Guaviare, yang merupakan daerah pemberontak mantan gerilyawan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) aktif.

Baca juga: Presiden Ukraina Turun Tangan, Drama Penyanderaan Berakhir

Militer mengatakan helikopter itu ambil bagian dalam operasi melawan para pemberontak di daerah itu. Divisi serangan udara Angkatan Darat mengatakan mereka tengah memulai penyelidikan.

"Di tempat kejadian, memulai investigasi yang sesuai untuk menentukan keadaan terkait waktu, cara, dan tempat terjadinya peristiwa," tulis Angkatan Darat Kolombia.

Pemberontak FARC meletakkan senjata mereka dalam perjanjian damai 2016 yang mengakhiri setengah abad konflik dan mengubah gerilyawan menjadi partai politik komunis.

Tetapi, lebih dari 2.000 pemberontak menolak bergabung dengan 13.000 lainnya yang ikut menandatangani perjanjian damai itu.

Mereka terus menentang pemerintah, membiayai aksi mereka melalui perdagangan narkoba dan penambangan ilegal.

Konflik selama lebih dari setengah abad itu telah menewaskan 9 juta orang, termasuk yang hilang atau terlantar. (OL-1)

BERITA TERKAIT