18 July 2020, 01:15 WIB

Gelombang Tinggi Diprediksi Terjadi di Perairan NTT


Palce Amalo | Nusantara

BADAN Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca buruk di perairan Nusa  Tenggara Timur (NTT) itu, Jumat (17/7). Tinggi gelombang antara 4-5 meter terjadi di Samudera Hindia selatan Pulau Sumba sampai Pulau Sumba sedangkan kecepatan angin berkisar 8-25 knot per jam.

Adapun tinggi gelombang antara 2,5-4 meter terjadi di Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Kupang hingga Rote, dan Samudera Hindia selatan Kupang-Rote. Sedangkan tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter terjadi di Selat Sumba bagian timur, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Wetar, dan perairan utara Kupang hingga Rote.

"Gelombang maksimum dapat mencapai dua kali tinggi gelombang," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Yudhi Nugraha Septiadi lewat keterangan tertulis, Jumat (17/7).

Menurutnya, dari 15 wilayah perairan, gelombang sangat tinggi terdapat di selatan Sumba dan Sabu, gelombang tinggi di enam wilayah perairan, sedangkan tinggi gelombang di perairan lainnya dalam kategori sedang.

Manager Operasi PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang Hermin Welkis mengatakan gelombang tinggi belum memengaruhi aktivitas pelayaran. "Saat ini armada pelayaran masih berlayar seperti biasa," ujarnya. (R-1)

BERITA TERKAIT