17 July 2020, 17:55 WIB

BI: Inflasi Pekan III Juli sebesar 0,01%


M. Iqbal Al Machmudi | Ekonomi

BANK Indonesia (BI) menyebutkan inflasi pekan ke-3 Juli 2020 sebesar 0,001% (mtm), sehingga inflasi Juli diperkirakan mencapai 1,10% (ytd).

"Berdasarkan survei pemantauan harga pada minggu III Juli 2020, inflasi capai 0,01% (mtm). Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juli 2020 secara tahun kalender sebesar 1,10% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,66% (yoy)," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko melalui keterangan tertulisnya, Jumat (17/7).

Penyumbang utama inflasi pada periode laporan antara lain berasal dari komoditas telur ayam ras sebesar 0,05% (mtm), emas perhiasan sebesar 0,03% (mtm), dan rokok kretek filter sebesar 0,01% (mtm).

Baca juga: IHSG Pekan Ini Ditutup di Zona Merah

Sementara itu, komoditas utama yang menyumbang deflasi yaitu bawang merah sebesar -0,09% (mtm), bawang putih sebesar -0,03% (mtm), gula pasir sebesar -0,02% (mtm), jeruk sebesar -0,02 (mtm) serta cabai merah, daging sapi, kelapa, minyak goreng dan angkutan udara masing-masing sebesar -0,01% (mtm).

"Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu," ujar Onny.

Selain itu, lanjut Onny, BI akan melakukan langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

Rupiah sendiri pada pembukaan hari ini berada di level Rp14.560 per dolar Amerika Serikat (AS) dan ditutup di level Rp14.599 per dolar AS. (A-2)

BERITA TERKAIT