16 July 2020, 21:40 WIB

Naumi: Perlindungan Anak dan Perempuan Jadi Prioritas


mediaindonesia.com | Humaniora

PERAN serta masyarakat yang masif dibutuhkan untuk memutus mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, fungsi keluarga pun harus dikembalikan agar tidak terjadi degradasi ketahanan keluarga.

"Kedua hal ini merupakan beberapa upaya kami untuk memutus mata rantai kekerasan terhadap perempuan dan anak," ungkap  Koordinator Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) Bunda Naumi dalam keterangan resminya, Kamis (16/7).

Ia mengatakan salah satu tawaran yang diberikan TRC PA ialah melakukan kerja-kerja preventif dan edukatif agar masyarakat dapat peduli dengan perlindungan perempuan dan anak.

Saat ini, kata Bunda Naumi, kiprah TRC PA semakin berkembang di Tanah Air. Ia pun bertekad akan terus mengibarkan perlindungan perempuan dan anak-anak di Tanah Air melalui TRC PA.

"Saya melakukan hal ini lantaran saya mengalami kisah nyata saat kecil tidak seberuntung anak–anak di semasa saya," cerita Naumi.

Dia menceritakan saat dirinya anak-anak sempat bergelut dengan kaleng bekas (rongsokan) untuk mencukupi kebutuhan, bahkan sempat jadi korban tindak kekerasan seksual di sebuah desa terpencil di Jawa Timur.

"Saya kecil rela berpindah–pindah tempat tinggal buat mengikuti kiprah orang tua agar bisa tetap sekolah," ungkap dia.

Namun, ia tidak patah semangat. Bersama timnya, dengan niat tulus dan semangat serta jiwa kuat, saat ini dirinya membangkitkan kembali TRC PA yang kini berkembang hampir di seluruh daerah.

"Sudah saatnya kita lindungi keluarga Indonesia, dengan nilai-nilai kemanusian, agar bisa menyelamatkan anak-anak dan perempuan yang masih tertindas," tekad Naumi. (OL-13)

Baca Juga: NasDem Desak RUU P-KS Dimasukkan ke Prolegnas Lagi

BERITA TERKAIT